Karhutla

OPINI:SETIAP TAHUN ASAP DATANG — KAPAN KITA BERHENTI MENYEBABKANNYA?

OPINI:SETIAP TAHUN ASAP DATANG — KAPAN KITA BERHENTI MENYEBABKANNYA?

MATARIAUNEWS -PELALAWAN -Asap kembali menelan Pelalawan. Anak-anak batuk, lansia sesak, sekolah terhenti. Dan ini terjadi lagi, dan lagi, minggu (30/8/2026).

Kita bilang ini takdir. Bohong. Lebih dari 90% api di Pelalawan adalah ulah tangan manusia. Kita membakar lahan, lalu berdoa hujan turun. Kita menunggu penyelamat, padahal kitalah pelakunya.

Kepada Pemerintah: Tegakkan aturan tanpa pandang bulu. Cegah sebelum api membesar, jangan hanya memadamkan setelah semuanya terlambat.

Kepada Perusahaan: CSR bukan sumbangan sembako, tanggung jawab terbesarmu adalah tidak membakar lingkungan sekitar. Jadilah teladan, bukan masalah.

Kepada Masyarakat ,Membakar itu murah hari ini, tapi mahal harganya besok. Asap yang kau buat di ladang, kembali masuk ke rumahmu sendiri. Ada cara lain — mari belajar bersama.

Kita tidak butuh helikopter lebih banyak. Kita butuh keberanian lebih besar:

- Satu orang berhenti membakar = satu api dicegah

-Satu orang berani mengingatkan = satu kebaikan menular

-Satu pejabat tegas = satu keadilan ditegakkan

Hujan boleh terlambat. Tapi kesadaran kita tidak boleh. Langit tidak akan menyelamatkan kita jika kita sendiri menghancurkan bumi ini.

Cukup sudah. Tahun ini adalah tahun terakhir kita berduka karena api. Bersama, kita hentikan sekarang.

Ketua Fowler Pelalawan

"Suara Rakyat, Suara Alam"

Berita Lainnya

Index