<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://matariaunews.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://matariaunews.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Perkuat Tata Kelola dan Cegah Korupsi, Perumda Tuah Sekata Ikuti Asistensi BPKP Riau</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3955/perkuat-tata-kelola-dan-cegah-korupsi-perumda-tuah-sekata-ikuti-asistensi-bpkp-riau</link><description>&lt;p&gt;PELALAWAN – Komitmen memperkuat tata kelola perusahaan yang bersih, transparan, dan akuntabel terus menjadi perhatian Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Asistensi Peningkatan Efektivitas Pengendalian Korupsi pada Perumda Tuah Sekata Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Lantai III Kantor Bupati Pelalawan, Selasa (20/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan strategis ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan, Tengku Zulfan, S.E., yang juga menjalankan fungsi pengawasan terhadap Perumda Tuah Sekata, Asisten II Setdakab Pelalawan Drs. Fakhrizal, M.Si., Direktur Utama Perumda Tuah Sekata dr. Denny Gunawan, M.M., jajaran Dewan Pengawas, Direksi, serta seluruh pegawai Perumda Tuah Sekata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut hadir Agung Tri Kartiwa, Ak., CA, CFrA, CGCAE, C.MED, FRMP, ASKOM, selaku Wakil Penanggung Jawab dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Asistensi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sistem pengendalian internal, meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, serta membangun budaya integritas di lingkungan perusahaan daerah. Lebih dari sekadar agenda administratif, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memastikan pengelolaan perusahaan berjalan profesional dan terbebas dari praktik korupsi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Direktur Utama Perumda Tuah Sekata, dr. Denny Gunawan, M.M., menegaskan bahwa penguatan pengendalian korupsi merupakan bagian penting dari upaya membangun perusahaan daerah yang sehat, profesional, dan dapat dipercaya masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Bagi kami, pengelolaan Perumda Tuah Sekata harus terus diarahkan menjadi semakin bersih, transparan, dan akuntabel. Integritas tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus tercermin dalam setiap proses pengambilan keputusan, pelaksanaan pekerjaan, hingga pertanggungjawaban penggunaan anggaran dan aset perusahaan,” demikian pesan yang ditekankan dalam semangat kegiatan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Denny juga memandang asistensi dari BPKP sebagai kesempatan berharga untuk mengevaluasi sekaligus menyempurnakan sistem pengendalian internal perusahaan. Melalui pendampingan tersebut, berbagai potensi risiko dapat diidentifikasi lebih dini dan ditangani secara sistematis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap seluruh jajaran Dewan Pengawas, Direksi, hingga pegawai memiliki komitmen yang sama dalam menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pencegahan korupsi harus dimulai dari kesadaran dan keteladanan setiap individu. Kita ingin membangun sistem kerja yang tertib, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga Perumda Tuah Sekata mampu meningkatkan kinerja sekaligus menjaga kepercayaan pemerintah daerah dan masyarakat,” menjadi pesan penting bagi seluruh insan perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan, Tengku Zulfan, S.E., yang juga menjalankan fungsi pengawasan terhadap Perumda Tuah Sekata, mengingatkan pentingnya keseriusan seluruh jajaran perusahaan dalam menindaklanjuti setiap rekomendasi dan masukan yang diberikan melalui kegiatan asistensi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, perusahaan daerah memiliki tanggung jawab besar karena pengelolaannya berkaitan dengan aset dan kepentingan pemerintah daerah. Oleh sebab itu, setiap kebijakan, penggunaan anggaran, serta pengambilan keputusan harus dilaksanakan secara cermat, transparan, dan sesuai aturan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pengendalian korupsi tidak boleh berhenti pada kegiatan asistensi atau sebatas pemenuhan dokumen administrasi. Yang paling penting adalah bagaimana hasil kegiatan ini diterapkan dalam pekerjaan sehari&#45;hari, sehingga mampu memperkuat sistem pengawasan, menutup celah penyimpangan, dan meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan,” menjadi penekanan yang relevan bagi seluruh jajaran Perumda Tuah Sekata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tengku Zulfan juga mengingatkan bahwa pengawasan bukan semata&#45;mata untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan setiap proses berjalan sesuai ketentuan dan setiap risiko dapat dikendalikan sejak awal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, koordinasi antara Dewan Pengawas, Direksi, dan seluruh pegawai harus terus diperkuat. Setiap unsur organisasi perlu memahami peran dan tanggung jawabnya, menjalankan tugas secara profesional, serta berani membangun budaya kerja yang terbuka terhadap evaluasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap Perumda Tuah Sekata mampu menunjukkan perbaikan tata kelola yang nyata, tidak hanya dalam aspek administrasi dan kepatuhan, tetapi juga dalam efektivitas operasional, pengelolaan aset, serta kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran BPKP Perwakilan Provinsi Riau dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya memperkuat efektivitas pengendalian korupsi melalui pendekatan pencegahan, identifikasi risiko, dan perbaikan sistem tata kelola.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Asistensi tersebut diharapkan membantu perusahaan mengidentifikasi titik&#45;titik rawan penyimpangan, memperkuat mekanisme pengawasan internal, serta memastikan pelaksanaan kegiatan usaha berjalan sesuai prinsip kepatuhan dan akuntabilitas.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/65714764050-img-20261020-wa0023.jpg"/><pubDate>Tue, 20 Oct 2026 12:59:35 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3955/perkuat-tata-kelola-dan-cegah-korupsi-perumda-tuah-sekata-ikuti-asistensi-bpkp-riau</guid></item><item><title>Cegah Genangan Saat Hujan,Lumpur dan Sampah Dibersihkan</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3954/cegah-genangan-saat-hujanlumpur-dan-sampah-dibersihkan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PELALAWAN&lt;/strong&gt; — Mengantisipasi potensi genangan air saat musim hujan, petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan terus melakukan pembersihan saluran drainase di kawasan perkotaan. Lumpur, sampah, dan material yang berpotensi menghambat aliran air diangkat langsung oleh petugas dari dalam saluran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aktivitas tersebut terlihat dari sejumlah petugas yang bekerja di tepi jalan dengan menggunakan peralatan manual. Mereka membersihkan endapan yang menumpuk di dalam drainase, kemudian mengangkat material tersebut agar tidak kembali menghambat aliran air.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pekerjaan ini menjadi bagian penting dari pemeliharaan lingkungan perkotaan. Pasalnya, drainase yang dipenuhi lumpur dan sampah berpotensi mengalami penyumbatan, sehingga kemampuan saluran dalam menampung dan mengalirkan air hujan dapat berkurang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala DLH Kabupaten Pelalawan Eko Novita menegaskan bahwa pemeliharaan drainase tidak boleh hanya dilakukan ketika genangan atau banjir sudah terjadi,Pembersihan secara berkala diperlukan untuk menjaga fungsi saluran air sekaligus mendukung terciptanya lingkungan perkotaan yang bersih dan tertata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pembersihan drainase merupakan salah satu langkah penting untuk menjaga kelancaran aliran air. Endapan lumpur dan sampah yang berpotensi menghambat saluran harus ditangani secara berkala, terutama dalam menghadapi peningkatan curah hujan,” demikian kutipan yang dapat digunakan setelah dikonfirmasi kepada Kepala DLH.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, upaya pemerintah melalui petugas di lapangan perlu diimbangi dengan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah ke dalam drainase. Saluran yang sudah dibersihkan harus kita jaga bersama agar tidak kembali tersumbat. Persoalan kebersihan lingkungan membutuhkan kepedulian semua pihak,” lanjutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembersihan drainase membutuhkan ketelitian, terutama pada bagian saluran yang mengalami pendangkalan akibat endapan tanah dan lumpur. Material yang menumpuk harus diangkat agar tidak mempersempit ruang aliran air.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di lapangan, petugas bekerja secara langsung dengan peralatan yang tersedia. Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa menjaga kebersihan kota bukan sekadar persoalan penampilan, melainkan juga menyangkut fungsi infrastruktur lingkungan yang digunakan masyarakat setiap hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemeliharaan drainase yang dilakukan secara konsisten dapat membantu mengurangi risiko penyumbatan. Namun, efektivitasnya juga bergantung pada kondisi saluran, kapasitas drainase, serta kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembersihan saluran air menjadi pengingat bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan petugas kebersihan. Tanpa perubahan perilaku masyarakat, saluran yang telah dibersihkan berisiko kembali dipenuhi sampah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, masyarakat diimbau membuang sampah pada tempatnya, tidak menutup jalur aliran air dengan material sembarangan, serta melaporkan apabila menemukan saluran yang tersumbat atau membutuhkan penanganan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui pemeliharaan drainase dan keterlibatan masyarakat, DLH Kabupaten Pelalawan diharapkan dapat terus mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/13453652911-img_20261020_095725.jpg"/><pubDate>Tue, 20 Oct 2026 09:57:58 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3954/cegah-genangan-saat-hujanlumpur-dan-sampah-dibersihkan</guid></item><item><title>DOBEL KEBAHAGIAAN DI FINAL LURAH CUP II 2026! YOGI SETIAWAN SUKSES GELAR TURNAMEN, SEKALIGUS RAYAKAN HARI ULANG TAHUN</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3953/dobel-kebahagiaan-di-final-lurah-cup-ii-2026-yogi-setiawan-sukses-gelar-turnamen-sekaligus-rayakan-hari-ulang-tahun</link><description>&lt;p&gt;PELALAWAN – Partai puncak Mini Soccer Lurah Cup II 2026 Kelurahan Kerinci Barat, Sabtu (17/10/2026), berlangsung penuh warna. Bukan hanya menyuguhkan duel sengit antara Arbes FC dan Auka FC, momen penutupan turnamen ini juga bertepatan dengan hari ulang tahun Lurah Kerinci Barat, Yogi Setiawan, S.STP., M.Si.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peristiwa istimewa tersebut menghadirkan nuansa kebahagiaan tersendiri di tengah kemeriahan kompetisi. Kesuksesan penyelenggaraan turnamen olahraga yang mempertemukan klub&#45;klub lokal berpadu dengan momentum pertambahan usia sang lurah, menjadikan penutupan Lurah Cup II 2026 terasa semakin berkesan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di bawah guyuran hujan, semangat para pemain dan atmosfer pertandingan tetap membara. Final yang mempertemukan Arbes FC melawan Auka FC berlangsung ketat hingga harus ditentukan melalui adu tendangan penalti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Arbes FC lebih dahulu membuka keunggulan pada babak pertama. Namun, Auka FC bangkit pada babak kedua dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1&#45;1. Hingga waktu normal berakhir, skor tetap bertahan imbang. Melalui drama adu penalti, Auka FC akhirnya memastikan diri sebagai juara Mini Soccer Lurah Cup II 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hujan yang turun sepanjang pertandingan seolah menjadi saksi bahwa semangat olahraga dan perjuangan tidak mudah dipadamkan oleh keadaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kesuksesan penyelenggaraan Mini Soccer Lurah Cup II 2026 menjadi salah satu catatan penting dalam upaya menghidupkan aktivitas olahraga di Kelurahan Kerinci Barat. Turnamen ini tidak hanya menjadi arena perebutan gelar juara, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, serta memberikan ruang bagi para pemain lokal untuk menunjukkan kemampuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lurah Kerinci Barat, Yogi Setiawan, S.STP., M.Si., menjadi salah satu figur sentral dalam momentum tersebut. Melalui penyelenggaraan turnamen ini, kompetisi olahraga di tingkat kelurahan mendapat ruang untuk berkembang sekaligus menghadirkan kegiatan positif yang melibatkan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberhasilan kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa semangat membangun daerah dapat diwujudkan melalui berbagai cara, termasuk menyediakan ruang bagi generasi muda untuk berkompetisi secara sehat, mengembangkan bakat, dan memperkuat kebersamaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mini Soccer Lurah Cup II 2026 pun menjadi gambaran bahwa lapangan olahraga bukan sekadar tempat mengejar kemenangan, melainkan juga ruang perjumpaan yang menyatukan masyarakat tanpa memandang perbedaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penutupan turnamen turut dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Pelalawan, Dodi Asma Saputra, S.STP., Ketua PSSI Pelalawan, Wazir Syah, S.H., Sekretaris KONI Pelalawan, Aiman Deki, serta Camat Pangkalan Kerinci, Junaidi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Dodi Asma Saputra menyampaikan apresiasi setinggi&#45;tingginya kepada Lurah Kerinci Barat, Yogi Setiawan, atas terselenggaranya kegiatan Mini Soccer Lurah Cup II 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apresiasi tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya mengembangkan kegiatan olahraga di tingkat kelurahan. Sinergi pemerintah, organisasi olahraga, panitia, klub peserta, dan masyarakat merupakan unsur penting untuk menciptakan kompetisi yang sehat sekaligus mendorong lahirnya bibit&#45;bibit atlet potensial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran unsur pemerintah dan organisasi olahraga dalam partai final turut menambah semarak penutupan turnamen yang berlangsung di tengah antusiasme para pemain dan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penutupan Lurah Cup II 2026 menjadi momen yang berkesan bagi Kelurahan Kerinci Barat: sebuah perayaan olahraga yang beriringan dengan hari istimewa pemimpinnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selamat ulang tahun kepada Yogi Setiawan, S.STP., M.Si. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan amanah, serta semangat untuk terus menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/70836180253-img-20261017-wa0023.jpg"/><pubDate>Sat, 17 Oct 2026 19:15:55 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3953/dobel-kebahagiaan-di-final-lurah-cup-ii-2026-yogi-setiawan-sukses-gelar-turnamen-sekaligus-rayakan-hari-ulang-tahun</guid></item><item><title>DUKUNG ASTA CITA PRESIDEN, POLSEK LUBUK BATU JAYA KETAPANG BERSAMA PONPES NURUL HUDA TANAM JAGUNG PIPIL DI KULIM JAYA</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3952/dukung-asta-cita-presiden-polsek-lubuk-batu-jaya-ketapang-bersama-ponpes-nurul-huda-tanam-jagung-pipil-di-kulim-jaya</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;?INDRAGIRI HULU – Dalam rangka mengawal dan menindaklanjuti program prioritas Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang Ketahanan Pangan tahun 2026, Polsek Lubuk Batu Jaya (LBJ) Polres Indragiri Hulu bergerak cepat melakukan aksi nyata di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Pada Kamis pagi (15/10/2026) sekira pukul 09.00 WIB, jajaran Polsek LBJ bergandengan tangan dengan pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Huda serta Kelompok Tani setempat menggelar aksi Penanaman Jagung Pipil di Desa Kulim Jaya, Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Kabupaten Indragiri Hulu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Kegiatan strategis ini dipusatkan di lahan kebun Ponpes Nurul Huda seluas kurang lebih 1 hektar (Koordinat: &#45;0.375593, 102.085218) yang dikelola secara produktif oleh Kelompok Tani PPNH Kulim Jaya di bawah pimpinan Bapak Nyamin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Mewakili Kapolsek Lubuk Batu Jaya IPDA Danil Okto S.E., S.H., kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasium Polsek LBJ Aiptu Jaryanto, S.H., didampingi oleh Kanit Propam Aiptu Damhir, S.Pd, Kanit IK Aipda Hary Budiman, Kanit Binmas Aipda Tomi D, serta Bhabinkamtibmas Aipda Nurdiansyah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Sinagritas Tanpa Batas: Polri, Pesantren, dan Petani&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Tak hanya jajaran Kepolisian, kegiatan ini juga mendapat sambutan hangat dan dukungan penuh dari pemerintah desa serta instansi terkait. Turut hadir dalam penanaman tersebut Sekretaris Desa Kulim Jaya, Bapak Kiswoyo, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kulim Jaya Bapak Sudibarjono, jajaran perangkat desa, serta tokoh dan warga masyarakat sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Kapolsek Lubuk Batu Jaya IPDA Danil Okto S.E., S.H., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara Polri, dunia pendidikan keagamaan (pesantren), dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?&quot;Kami dari Polsek Lubuk Batu Jaya berkomitmen penuh mendukung program Asta Cita Bapak Presiden terkait Ketahanan Pangan. Penanaman jagung pipil di lahan Ponpes Nurul Huda ini bukan sekadar simbolis, melainkan langkah konkrit untuk memastikan ketersediaan pangan lokal serta memberdayakan ekonomi berbasis pesantren dan petani di Kulim Jaya,&quot; tegas IPDA Danil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Mengoptimalkan Lahan Produktif&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Dengan memanfaatkan potensi lahan seluas 1 hektar milik pesantren, komoditas jagung pipil dipilih karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan masa panen yang relatif terukur, sehingga hasilnya nanti dapat dirasakan langsung kebermanfaatannya oleh santri dan masyarakat sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Kehadiran PPL Kulim Jaya juga memastikan proses penanaman hingga perawatan tanaman jagung dilakukan sesuai dengan standar teknis pertanian agar menghasilkan panen yang optimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Melalui sinergi yang kuat ini, Polsek Lubuk Batu Jaya berharap gerakan kemitraan bersama Ponpes Nurul Huda dapat menjadi contoh inspiratif bagi desa&#45;desa lain di wilayah Indragiri Hulu untuk terus mengoptimalkan lahan tidur menjadi lahan produktif demi terwujudnya Indonesia yang mandiri pangan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/5878596354-inshot_20261015_122015815.jpg"/><pubDate>Thu, 15 Oct 2026 12:22:22 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3952/dukung-asta-cita-presiden-polsek-lubuk-batu-jaya-ketapang-bersama-ponpes-nurul-huda-tanam-jagung-pipil-di-kulim-jaya</guid></item><item><title>Petugas DLH Pelalawan Berjibaku Bersihkan Drainase, Rumput Liar dan Sampah Diangkat</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3951/petugas-dlh-pelalawan-berjibaku-bersihkan-drainase-rumput-liar-dan-sampah-diangkat</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PELALAWAN&lt;/strong&gt;— Upaya menjaga kebersihan lingkungan terus dilakukan melalui kegiatan pembersihan saluran drainase. Sejumlah petugas terlihat berjibaku membersihkan rumput liar, tanaman merambat, serta material yang menumpuk di sepanjang saluran air.Rabu(14&#45;Oktober&#45;2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan pembersihan tersebut terlihat di kawasan tepi jalan lingkar kelurahan kerinci timur yang berbatasan dengan pagar beton PT RAPP, Para petugas bekerja menggunakan peralatan manual untuk memotong rumput, mengangkat tumbuhan liar, dan membersihkan material yang menutupi area saluran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembersihan drainase menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kelancaran aliran air, terutama ketika curah hujan meningkat. Rumput liar, sampah, dan endapan tanah yang dibiarkan menumpuk berpotensi menghambat aliran air dan memicu genangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Petugas di lapangan (RS) mengatakan, selain Pihak DLH mencari titik rawan,Pihak DLH juga menampung keluh kesah masyarakat, setiap ada laporan masyarakat Pihak DLH akan menindak lanjuti nya secara bertahap.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kemarin Bupati sudah kesini juga,jadi kami prioritaskan dulu disini,bukan berarti tempat lain tidak penting,tim kami ada tiga kelompok,selain di sini di lokasi lain tim DLH juga ada, pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, pemeliharaan saluran air perlu dilakukan secara rutin agar fungsinya tetap optimal. Pembersihan juga perlu memastikan material yang diangkat tidak kembali menumpuk di sekitar saluran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain peran petugas kebersihan, masyarakat diharapkan ikut menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke dalam saluran drainase.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kebersihan saluran air merupakan tanggung jawab bersama. Dengan perawatan yang berkelanjutan dan kepedulian masyarakat, lingkungan yang bersih, nyaman, dan bebas dari genangan dapat lebih mudah diwujudkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/37447974060-img_20261014_183205.jpg"/><pubDate>Wed, 14 Oct 2026 18:32:26 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3951/petugas-dlh-pelalawan-berjibaku-bersihkan-drainase-rumput-liar-dan-sampah-diangkat</guid></item><item><title>Pasca Helat Pelalawan, DLH Berjibaku Hadapi Lautan Sampah</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3950/pasca-helat-pelalawan-dlh-berjibaku-hadapi-lautan-sampah</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PELALAWAN&lt;/strong&gt; — Gemerlap dan kemeriahan Helat Pelalawan telah berlalu. Namun, di balik semarak perayaan tersebut, masih ada pekerjaan penting yang harus dituntaskan. Tumpukan sampah yang tersisa menjadi tantangan tersendiri bagi petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan Selasa (13/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Petugas DLH turun langsung ke lapangan untuk membersihkan kawasan Kantor Bupati bekas kegiatan Helat Pelalawan, Mereka berjibaku mengumpulkan sampah yang berserakan di sepanjang pinggir jalan hingga di sekitar pepohonan demi mengembalikan kebersihan dan keindahan lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tanpa banyak bicara, para petugas bekerja bahu&#45;membahu dalam menjalankan tugas,Sampah yang berserakan dikumpulkan, kemudian dimasukkan ke dalam truk pengangkut untuk dibawa dari lokasi. Di tengah aktivitas masyarakat yang mulai kembali normal, para petugas justru masih disibukkan dengan pekerjaan yang membutuhkan tenaga, ketelitian, dan kesabaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di lokasi terlihat juga kepala UPTD DLH Pelalawan T,y,Surya Deshayusha besama pengawas lapangan Sumiati dan di ikuti para mandor lainya guna memantau pekerjaan yang sedang berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala UPTD mengatakan,satu minggu sebelum acara para petugas DLH sudah berada di lokasi,petugas hadir guna meminimalisir debit sampah yang di buang oleh para pengunjung helat Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Iya,lebih kurang satu minggu sebelum acara kami sudah bersih bersih di lokasi acara, selain tugas kita ingin acara ini sukses, pengunjung pun nyaman, Ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Satu demi satu sampah dibersihkan. Truk pengangkut pun bersiaga untuk memastikan sampah yang telah dikumpulkan segera diangkut, sehingga tidak kembali berserakan atau mengganggu kenyamanan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemandangan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa di balik kemeriahan sebuah perayaan, terdapat tanggung jawab yang tidak boleh diabaikan. Ketika panggung hiburan mulai sepi dan keramaian berangsur berakhir, tugas menjaga kebersihan justru menjadi pekerjaan lanjutan yang harus segera diselesaikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kerja keras petugas DLH menjadi bagian penting dalam memulihkan kondisi lingkungan pasca&#45;Helat Pelalawan. Jalanan yang kembali bersih bukan hadir begitu saja, melainkan melalui curahan tenaga dan waktu para petugas yang bekerja di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski demikian, menjaga kebersihan bukan semata&#45;mata tanggung jawab petugas DLH. Masyarakat juga harus berperan penting menjaga kebersihan lingkungan walaupun acara helat Pelalawan telah usai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebab, keberhasilan sebuah perayaan tidak hanya diukur dari meriahnya acara atau banyaknya masyarakat yang hadir, tetapi juga dari kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan setelah kegiatan berakhir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Helat Pelalawan boleh saja usai, tetapi tanggung jawab terhadap kebersihan harus tetap berjalan. Di saat kemeriahan telah menjadi kenangan, petugas DLH kembali memastikan sampah terangkut dan kawasan tertata kembali.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/28754577889-inshot_20261013_093844488.jpg"/><pubDate>Tue, 13 Oct 2026 10:45:42 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3950/pasca-helat-pelalawan-dlh-berjibaku-hadapi-lautan-sampah</guid></item><item><title>Keruk Hingga Dasar,DLH Pelalawan Angkut Tanah Dan Material Yang Menghambat Aliran Air</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3949/keruk-hingga-dasardlh-pelalawan-angkut-tanah-dan-material-yang-menghambat-aliran-air</link><description>&lt;p&gt;PELALAWAN — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan kembali melaksanakan pembersihan saluran drainase secara menyeluruh Di Jalan Lingkar Kota Pangkalan Kerinci sebagai langkah menjaga kelancaran aliran air sekaligus mengantisipasi potensi genangan menjelang meningkatnya curah hujan.Kamis (1/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan dilakukan di kawasan perkotaan Pangkalan Kerinci. Sejumlah petugas turun langsung ke dalam saluran untuk mengangkat endapan tanah, lumpur, rumput, serta material yang menumpuk dan berpotensi menghambat aliran air. Pengerukan dilakukan hingga ke bagian dasar saluran agar fungsi saluran kembali optimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Material hasil pengerukan dikumpulkan di sisi saluran untuk selanjutnya diangkut dan dibuang ke tempat pembuangan akhir. Pembersihan difokuskan pada titik&#45;titik yang terlihat mengalami penumpukan terbanyak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala DLH Pelalawan Eko Novitra ST.M,.Si menyampaikan pembersihan ini merupakan bagian dari pemeliharaan rutin yang diperketat menjelang musim hujan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita pastikan saluran air tetap berfungsi dengan baik. Endapan tanah, lumpur, rumput maupun sampah yang menghambat aliran harus segera dibersihkan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pihaknya mengimbau masyarakat turut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air. Diharapkan dengan pembersihan yang dilakukan secara berkelanjutan, aliran air tetap lancar dan risiko genangan dapat ditekan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/14498700624-inshot_20261001_095502976.jpg"/><pubDate>Thu, 01 Oct 2026 09:56:09 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3949/keruk-hingga-dasardlh-pelalawan-angkut-tanah-dan-material-yang-menghambat-aliran-air</guid></item><item><title>Dugaan Penutupan Anak Sungai Oleh PT PHI Masih Bergulir, Kades Kuala Terusan Gandeng Pengacara Bersama Masyarakat Turun ke Lokasi</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3948/dugaan-penutupan-anak-sungai-oleh-pt-phi-masih-bergulir-kades-kuala-terusan-gandeng-pengacara-bersama-masyarakat-turun-ke-lokasi</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;PELALAWAN — Dugaan penutupan atau terganggunya aliran anak sungai di wilayah Desa Kuala Terusan, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, masih menjadi perhatian masyarakat. Pemerintah Desa Kuala Terusan bersama masyarakat pun turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi sebenarnya di lapangan, Rabu (30/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Peninjauan tersebut dipimpin Kepala Desa Kuala Terusan Hendri, didampingi kuasa hukum Syamsul Harifin, SH., MH. Turut hadir perwakilan Pemerintah Daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan, Humas Manager Surveyor PT PHI, Sekretaris Desa, kepala dusun, RT, RW, Linmas, serta masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Turunnya berbagai pihak ke lokasi menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung kondisi anak sungai yang sebelumnya menjadi perhatian masyarakat. Pemeriksaan lapangan juga diharapkan dapat memberikan gambaran faktual mengenai kondisi aliran air dan lingkungan di sekitar lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Di lokasi, rombongan mencermati kondisi anak sungai, termasuk bagian&#45;bagian yang disebut mengalami perubahan. Kondisi aliran air serta lingkungan di sekitar lokasi turut menjadi perhatian dalam peninjauan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Kepala Desa Kuala Terusan Hendri mengatakan, langkah turun langsung ke lokasi dilakukan agar persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat dilihat berdasarkan fakta di lapangan, bukan hanya berdasarkan informasi yang beredar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;“Kami datang bersama masyarakat dan didampingi pengacara untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Persoalan ini harus disikapi secara terbuka dan berdasarkan fakta yang ada,” ujar Hendri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Menurut Hendri, keberadaan aliran anak sungai memiliki kepentingan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Karena itu, apabila terdapat perubahan kondisi aliran, perlu diketahui secara jelas penyebab serta dampaknya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;“Yang kami perjuangkan adalah kepastian kondisi anak sungai ini. Kalau memang ada perubahan atau penutupan, tentu harus diketahui penyebab dan dampaknya. Kami berharap ada solusi yang tidak merugikan masyarakat maupun lingkungan,” lanjutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, kuasa hukum Pemerintah Desa Kuala Terusan dan masyarakat, Syamsul Harifin, SH., MH., menyampaikan bahwa peninjauan langsung ke lokasi menjadi langkah penting untuk memperoleh gambaran faktual sebelum mengambil langkah lebih lanjut.&lt;br&gt;Menurutnya, selain melihat kondisi fisik di lapangan, perlu dilakukan pemeriksaan mengenai status dan keberadaan anak sungai tersebut oleh instansi yang memiliki kewenangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;“Kami mendampingi masyarakat dan pemerintah desa untuk melihat langsung persoalan yang dipersoalkan. Selanjutnya, tentu perlu dilakukan pemeriksaan status dan keberadaan anak sungai tersebut dari instansi yang berwenang. Selain itu, kami juga meminta klarifikasi kepada pihak&#45;pihak terkait agar persoalan ini menjadi terang dan tidak menimbulkan kesimpulan sepihak,” jelas Syamsul.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Masyarakat yang ikut dalam peninjauan berharap persoalan dugaan penutupan atau perubahan aliran anak sungai tersebut mendapat perhatian serius dari instansi terkait.&lt;br&gt;Mereka meminta dilakukan pengecekan secara menyeluruh, termasuk melihat kondisi aliran air dan memastikan apakah terdapat perubahan kondisi yang berkaitan dengan aktivitas di sekitar lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Hingga kini, persoalan tersebut masih bergulir dan membutuhkan penelusuran lebih lanjut. Pemerintah Desa Kuala Terusan bersama masyarakat berharap DLH Kabupaten Pelalawan dan instansi berwenang lainnya dapat melakukan pemeriksaan sesuai kewenangan serta memberikan penjelasan berdasarkan hasil pengecekan di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Pemerintah desa juga menegaskan bahwa langkah tersebut bukan untuk mencari kesalahan atau menyudutkan pihak tertentu. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi lingkungan, keberadaan anak sungai, serta kepentingan masyarakat mendapatkan kejelasan berdasarkan fakta dan ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dengan turun langsung ke lokasi bersama masyarakat, pendamping hukum, pemerintah daerah, serta pihak terkait, Pemerintah Desa Kuala Terusan berharap persoalan dugaan penutupan anak sungai tersebut dapat segera menemukan titik terang dan memperoleh penyelesaian yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.&amp;gt;&amp;lt;&amp;gt;&amp;lt;&amp;gt;&amp;lt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/3076760044-inshot_20260930_152422568.jpg"/><pubDate>Wed, 30 Sep 2026 15:37:00 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3948/dugaan-penutupan-anak-sungai-oleh-pt-phi-masih-bergulir-kades-kuala-terusan-gandeng-pengacara-bersama-masyarakat-turun-ke-lokasi</guid></item><item><title>Jalan Said Ja’afar Dialihkan Sementara, Warga Sambut Positif Ruang Olahraga Masyarakat</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3947/jalan-said-ja’afar-dialihkan-sementara-warga-sambut-positif-ruang-olahraga-masyarakat</link><description>&lt;p&gt;PELALAWAN — Jalan Said Ja’afar, Pangkalan Kerinci, dari arah Tugu Bono menuju Simpang Kualo, dialihkan sementara pada pukul 16.00 hingga 18.00 WIB, Senin (28/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengalihan arus dilakukan karena kawasan tersebut dipadati masyarakat yang melakukan berbagai aktivitas olahraga, mulai dari berjalan kaki, jogging hingga kegiatan olahraga lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suasana kawasan Jalan Said Ja’afar terlihat cukup ramai. Masyarakat memanfaatkan ruas jalan tersebut untuk berolahraga sekaligus bersantai bersama keluarga.&lt;br&gt;Untuk menjaga keselamatan warga dan pengguna jalan, petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Pelalawan melakukan rekayasa lalu lintas dan berjaga di sejumlah titik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasi Ops LLAJ Dinas Perhubungan Kabupaten Pelalawan, Riswandi, S.E, MM. mengatakan pengalihan arus dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya hal&#45;hal yang tidak diinginkan selama kegiatan olahraga berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita akan melakukan pengalihan arus dari arah Tugu Bono ke Simpang Kualo. Hal ini dilakukan karena banyak aktivitas olahraga dan pejalan kaki. Untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, untuk itu kita berlakukan pengalihan arus,” ujar Riswandi saat dikonfirmasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, kendaraan yang datang dari arah Pekanbaru menuju Tugu Bono akan diarahkan untuk berbelok ke kiri menuju arah Bernas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Yang dari Pekanbaru sampai Tugu Bono kita arahkan belok kiri ke arah Bernas, pengalihan ini akan di lakukan setiap hari, petugas LLAJ sebelum melakukan pam tugu bono , terlebih dahulu pam pulang anak sekolah SD, SMP, dan SMA bernas&amp;nbsp;&lt;br&gt;Pukul 15,00 wib&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Warga Sambut Positif&lt;br&gt;Pengalihan arus tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang melakukan aktivitas olahraga di sepanjang Jalan Said Ja’afar.&lt;br&gt;Bagi warga, keberadaan ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan untuk berolahraga menjadi hal positif. Terlebih, aktivitas olahraga di kawasan tersebut cukup ramai dan melibatkan berbagai kalangan, mulai dari anak&#45;anak, remaja hingga orang dewasa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami menyambut baik. Ini sangat positif bagi masyarakat, karena bisa berolahraga dengan lebih aman dan nyaman,” ujar salah seorang warga yang sedang melakukan aktivitas olahraga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pengaturan lalu lintas juga membuat masyarakat yang berjalan kaki maupun jogging merasa lebih tenang karena aktivitas olahraga tidak bercampur langsung dengan arus kendaraan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kalau jalurnya diatur seperti ini, kami lebih nyaman berolahraga. Anak&#45;anak juga bisa lebih leluasa. Yang penting tetap ada petugas yang mengatur kendaraan,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Warga berharap kawasan Jalan Said Ja’afar dapat terus dimanfaatkan sebagai ruang aktivitas masyarakat, khususnya untuk kegiatan olahraga, dengan tetap memperhatikan keselamatan dan ketertiban lalu lintas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Harapan kami kegiatan positif seperti ini terus didukung. Masyarakat butuh ruang untuk berolahraga dan berkumpul secara sehat,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dinas Perhubungan Kabupaten Pelalawan mengimbau para pengendara yang melintas di kawasan Jalan Said Ja’afar agar mengurangi kecepatan, mematuhi arahan petugas, serta menggunakan jalur alternatif yang telah ditentukan.&lt;br&gt;Masyarakat juga diimbau tetap menjaga ketertiban selama melakukan aktivitas olahraga sehingga kawasan tersebut dapat menjadi ruang publik yang aman, nyaman dan bermanfaat bagi warga Pangkalan Kerinci.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/16139322022-inshot_20260928_194715174.jpg"/><pubDate>Mon, 28 Sep 2026 19:49:13 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3947/jalan-said-ja’afar-dialihkan-sementara-warga-sambut-positif-ruang-olahraga-masyarakat</guid></item><item><title>Bukan Sekadar Bersih&#45;Bersih, Petugas DLH Pelalawan Bongkar “Sarang” Sampah di Dalam Drainase</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3946/bukan-sekadar-bersihbersih-petugas-dlh-pelalawan-bongkar-“sarang”-sampah-di-dalam-drainase</link><description>&lt;p&gt;PELALAWAN — Tumpukan sampah yang selama ini tersembunyi di dalam saluran air akhirnya dibongkar. Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan turun langsung membersihkan drainase yang dipenuhi sampah di Jalan Lintas Timur Pangkalan kerinci,lumpur dan daun kering hingga berbagai material yang menghambat aliran Sabtu (26/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembersihan hari ini dilakukan secara manual di jalan lintas timur,Petugas bekerja di sisi saluran untuk mengangkat material yang sudah menumpuk dan berserakan di dasar drainase,Tak hanya sampah yang terlihat dari permukaan, bagian dalam saluran juga dibersihkan agar ruang aliran air kembali terbuka. Sampah yang berhasil dikeluarkan kemudian dikumpulkan untuk diangkut menggunakan armada operasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kondisi tersebut menjadi perhatian DLH Pelalawan,karena drainase merupakan salah satu bagian penting dalam mengalirkan air, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala DLH Kabupaten Pelalawan Eko Novitra mengatakan, pembersihan drainase dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan saluran air dapat berfungsi sebagaimana mestinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita tidak hanya membersihkan yang terlihat dari atas. Bagian dalam dan dasar saluran juga harus diperhatikan. Kalau sampah dan endapan dibiarkan menumpuk, tentu akan mengganggu aliran air,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, persoalan drainase bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan juga sangat diperlukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saluran air bukan tempat membuang sampah. Kalau masyarakat ikut menjaga, pekerjaan petugas akan lebih ringan dan fungsi drainase bisa tetap terjaga,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, aktivitas petugas di lapangan menunjukkan bahwa sampah yang menumpuk di drainase bukan hanya berasal dari daun dan tanah, tetapi juga terdapat berbagai sampah rumah tangga dan material lainnya,DLH Pelalawan pun terus melakukan pembersihan pada sejumlah titik yang membutuhkan penanganan. Targetnya sederhana: saluran bersih, aliran lancar, dan potensi genangan dapat ditekan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/2001212062-img_20260926_103836.jpg"/><pubDate>Sat, 26 Sep 2026 11:41:08 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3946/bukan-sekadar-bersihbersih-petugas-dlh-pelalawan-bongkar-“sarang”-sampah-di-dalam-drainase</guid></item><item><title>31 Mahasiswa Pelalawan Terima Beasiswa Baznas, 8 Diantaranya Kuliah ke Al&#45;Azhar Kairo</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3945/31-mahasiswa-pelalawan-terima-beasiswa-baznas-8-diantaranya-kuliah-ke-alazhar-kairo</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;Pangkalan Kerinci — Harapan baru untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Pelalawan kembali dibuka melalui Program Generasi Zakat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pelalawan.&lt;img src=&quot;https://matariaunews.com/gambar/images/6ab5fd2da99ba.jpg&quot;&gt;Sebanyak 31 mahasiswa menerima bantuan pendidikan melalui Program Generasi Zakat tahun 2025 dan 2026. Dalam kegiatan yang mengusung tema “Tumbuh Bersama Zakat, Mengukir Masa Depan, Membangun Negeri” tersebut, turut dilakukan pelepasan mahasiswa Pelalawan yang akan melanjutkan pendidikan ke luar negeri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Pelalawan H. Zukri, S.M., M.M., didampingi Ketua Baznas Kabupaten Pelalawan Kyai H. Karmani, Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Pelalawan Zulkifli, S.Ag., M.Si., Ketua MUI Kabupaten Pelalawan Iswadi M. Yazid Lc, jajaran komisioner Baznas serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan.&lt;img src=&quot;https://matariaunews.com/gambar/images/6ab5fd4209d29.jpg&quot;&gt;Kegiatan berlangsung di Aula Utama Wahana Z&#45;Park Skyland Pangkalan Kerinci, Jumat (25/9/2026), dan dihadiri puluhan mahasiswa penerima beasiswa bersama orang tua masing&#45;masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Baznas Kabupaten Pelalawan, Kyai H. Karmani, mengatakan bantuan tersebut diberikan setelah melalui proses seleksi yang dilakukan Baznas. Program ini secara khusus diperuntukkan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Selamat kepada anak&#45;anak yang menerima beasiswa. Mereka telah mengikuti proses seleksi yang dilaksanakan Baznas Kabupaten Pelalawan,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, dari 34 mahasiswa yang mendaftar, setelah melalui tahapan seleksi, survei kediaman dan wawancara di Kantor Baznas Kabupaten Pelalawan, sebanyak 31 orang dinyatakan lolos sebagai penerima bantuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari jumlah tersebut, 22 mahasiswa berasal dari ITP2I dan 9 mahasiswa dari PNP. Selain itu, terdapat 8 mahasiswa yang mendapatkan bantuan pendidikan untuk melanjutkan studi ke luar negeri, yakni Universitas Al&#45;Azhar, Kairo, Mesir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program tersebut dinilai menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana zakat dan infak untuk membantu masyarakat, khususnya dalam membuka akses pendidikan bagi generasi muda yang memiliki keterbatasan ekonomi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati Pelalawan H. Zukri mengapresiasi Baznas Kabupaten Pelalawan yang telah ikut membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pelalawan, saya mengucapkan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Pelalawan yang telah membantu anak&#45;anak kita yang kurang mampu melalui bantuan beasiswa,” kata Zukri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, peningkatan kualitas SDM merupakan salah satu fokus penting Pemerintah Kabupaten Pelalawan. Pendidikan menjadi bagian strategis dalam mempersiapkan generasi muda agar mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kalau mau maju sebuah daerah, kuncinya adalah SDM. Tentunya semakin banyak anak&#45;anak kita yang kuliah, SDM kita akan semakin bagus. Ini menjadi salah satu barometer atau ukuran kemajuan daerah,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak hanya mengandalkan program Baznas, Pemkab Pelalawan juga berencana mendorong keterlibatan perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut dalam mendukung pendidikan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mulai tahun depan, pemerintah daerah akan mendorong perusahaan untuk memberikan kontribusi langsung dalam pembiayaan pendidikan mahasiswa. Skemanya antara lain satu perusahaan dapat membantu dua hingga tiga mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Zukri, program tersebut nantinya diprioritaskan bagi anak&#45;anak dari keluarga kurang mampu serta mahasiswa yang memiliki prestasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Anak&#45;anak yang orang tuanya kurang mampu harus memiliki kesempatan yang sama untuk bisa menempuh pendidikan. Selain itu, anak&#45;anak yang memiliki prestasi juga menjadi perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Zukri menambahkan, pendidikan akan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah ke depan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas SDM Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ini akan menjadi prioritas kita ke depannya, bagaimana pendidikan ini betul&#45;betul menjadi fokus peningkatan SDM Kabupaten Pelalawan,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga berpesan kepada Baznas agar dana zakat dan infak yang dihimpun dari masyarakat dapat dikelola dan disalurkan dengan baik sehingga memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Karena itu, saya meminta kepada Baznas untuk dapat menggunakan dana zakat dan infak ini dengan baik,” tutupnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program Generasi Zakat tersebut menjadi gambaran bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai bantuan sosial jangka pendek, tetapi juga dapat diarahkan untuk membuka akses pendidikan dan mempersiapkan generasi muda Pelalawan agar memiliki masa depan yang lebih baik.****&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/21079425079-img-20260925-wa0017.jpg"/><pubDate>Fri, 25 Sep 2026 11:49:21 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3945/31-mahasiswa-pelalawan-terima-beasiswa-baznas-8-diantaranya-kuliah-ke-alazhar-kairo</guid></item><item><title>Bukan Sekadar Seremoni, HUT TNI ke&#45;81 DI Pasar Baru Diwarnai Aksi Bersih&#45;Bersih, DLH Turunkan Tiga Tim</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3944/bukan-sekadar-seremoni-hut-tni-ke81-di-pasar-baru-diwarnai-aksi-bersihbersih-dlh-turunkan-tiga-tim</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;PELALAWAN — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke&#45;81 di Kabupaten Pelalawan tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial,Semangat gotong royong diwujudkan melalui karya bakti membersihkan lingkungan di kawasan Pasar Baru Pangkalan Kerinci, Kamis (24/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan bergerak cepat dengan menurunkan tiga tim petugas kebersihan beserta armada pendukung untuk membantu pelaksanaan gotong royong di kawasan belakang Pasar Baru tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejak kegiatan itu dimulai, selain petugas di lapangan,di lokasi terlihat juga Para Mandor,Pengawsan lapangan dan di ikuti kepala UPTD DLH Pelalawan T,y,Surya Desayusha, petugas pun langsung menyasar sejumlah bagian kawasan yang membutuhkan penanganan kebersihan, Sampah dan material yang mengganggu kebersihan lingkungan dikumpulkan dan diangkut menggunakan armada DLH.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aksi tersebut berlangsung secara bersama&#45;sama dan penuh semangat,dalam hal ini TNI sebagai pelaksana acara,di dukung dari pihak Kepolisian, Laskar Merah Putih (LMP), Satpol PP, Dishub, PUPR, Pemuda Pancasila (PP)serta puluhan siswa&#45;siswi turut ambil bagian dalam kegiatan gotong royong.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran berbagai unsur dalam kegiatan ini memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Tidak hanya aparat dan pemerintah, keterlibatan para pelajar juga menjadi bagian penting dalam menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala DLH Pelalawan Eko Novitra ST.M.,Si menempatkan dukungan terhadap kegiatan karya bakti ini sebagai bagian dari upaya menjaga kawasan publik tetap bersih, tertata dan nyaman bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita mendukung kegiatan goro bersama polri dan tni dalam rangka menciptakan kebersihan kota Pangkalan Kerinci serta mendukung program nasional indonesia ASRI, aman sehat resik dan indah yg di ciptakan oleh presiden prabowo &amp;nbsp;Republik Indonesia, Ungkap Kepala DLH Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa persoalan sampah membutuhkan kepedulian bersama. Lingkungan yang bersih tidak cukup hanya mengandalkan petugas kebersihan, tetapi membutuhkan kesadaran seluruh elemen masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui karya bakti dalam rangka HUT TNI ke&#45;81 ini, semangat gotong royong kembali ditunjukkan melalui aksi nyata. Dari kawasan Pasar Baru, kepedulian terhadap kebersihan diharapkan terus tumbuh dan menjadi kebiasaan bersama.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/87289205753-inshot_20260924_094753186.jpg"/><pubDate>Thu, 24 Sep 2026 12:05:13 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3944/bukan-sekadar-seremoni-hut-tni-ke81-di-pasar-baru-diwarnai-aksi-bersihbersih-dlh-turunkan-tiga-tim</guid></item><item><title>Bahu Jalan Jadi Sasaran,DLH Pelalawan Bersihkan Sampah Dan Rumput liar</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3943/bahu-jalan-jadi-sasarandlh-pelalawan-bersihkan-sampah-dan-rumput-liar</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;PELALAWAN — Upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan perkotaan terus dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan, Sejumlah petugas di lapangan membersihkan kawasan bahu jalan dari rumput liar, sampah serta material yang menumpuk di sepanjang jalan lintas timur Pangkalan kerinci,Rabu(23&#45;9&#45;2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembersihan dilakukan secara manual dengan mengerahkan petugas untuk mengumpulkan berbagai material yang berserakan di sekitar bahu jalan. Sampah dan sisa rumput yang telah dikumpulkan selanjutnya dimasukkan ke dalam armada pengangkut untuk dibawa dan dibersihkan dari lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aktivitas tersebut menunjukkan bahwa penanganan kebersihan tidak hanya dilakukan pada kawasan pusat kota, tetapi juga menyasar bagian&#45;bagian jalan yang kerap luput dari perhatian, termasuk bahu jalan yang ditumbuhi rumput dan menjadi tempat menumpuknya sampah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan kondisi bahu jalan yang kembali bersih, lingkungan di sekitar ruas jalan diharapkan terlihat lebih tertata serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melintas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Petugas DLH juga tampak bekerja menggunakan perlengkapan saat melakukan pembersihan. Mereka harus berhadapan langsung dengan kondisi lingkungan yang cukup kotor untuk memastikan sampah dan material yang mengganggu segera diangkat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembersihan bahu jalan menjadi bagian penting dalam menjaga wajah kawasan perkotaan. Selain persoalan estetika, tumpukan sampah dan rumput liar yang dibiarkan dapat mengganggu lingkungan sekitar serta berpotensi menghambat fungsi saluran air apabila berada di sekitar drainase.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, kegiatan pembersihan dilakukan dengan mengutamakan pengangkutan material hingga lokasi kembali dalam kondisi lebih rapi,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala DLH Kabupaten Pelalawan Eko Novitra ST.M,.Si menegaskan bahwa kebersihan lingkungan membutuhkan penanganan secara rutin dan tidak bisa hanya dilakukan sesekali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami terus mengarahkan petugas untuk melakukan pembersihan di titik&#45;titik yang membutuhkan penanganan. Sampah dan material yang sudah dikumpulkan langsung diangkut agar tidak kembali berserakan,” Ungkap Kepala DLH.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama di kawasan bahu jalan dan saluran air,Di lapangan, petugas tidak hanya membersihkan permukaan bahu jalan, tetapi juga mengumpulkan rumput, sampah dan material lainnya yang mengganggu. Setelah terkumpul, seluruh hasil pembersihan langsung dinaikkan ke armada.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya DLH menjaga kebersihan kawasan secara berkelanjutan, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan perkotaan yang bersih, rapi dan nyaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan gerak cepat petugas di lapangan, kebersihan bukan hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata dari titik&#45;titik yang langsung bersentuhan dengan aktivitas masyarakat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/47033180388-img_20260923_104654.jpg"/><pubDate>Wed, 23 Sep 2026 20:28:39 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3943/bahu-jalan-jadi-sasarandlh-pelalawan-bersihkan-sampah-dan-rumput-liar</guid></item><item><title>Kepala DLH Pelalawan Pastikan Jalan Perkotaan Bersih, Sampah dan Tanah Diangkut sampai ke Bahu jalan</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3942/kepala-dlh-pelalawan-pastikan-jalan-perkotaan-bersih-sampah-dan-tanah-diangkut-sampai-ke-bahu-jalan</link><description>&lt;p&gt;Pangkalan Kerinci— Menjaga kebersihan kawasan perkotaan tidak hanya soal mengangkut sampah, tetapi juga memastikan setiap sudut lingkungan tetap tertata. Hal itu terlihat dari aktivitas petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan yang kembali turun ke lapangan membersihkan kawasan jalan perktaan , Selasa (22&#45;9&#45;2026)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah petugas tampak bekerja bersama membersihkan saluran drainase di area jalan lintas timur Pangkalan kerinci hingga ke bahu jalan,Rumput liar yang tumbuh lebat dibabat, sementara tanah, sampah, ranting serta material yang menumpuk di sekitar saluran dikumpulkan dan dibersihkan lalu di angkut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan peralatan kerja yang digunakan secara manual, para petugas Bersama tiga Mandor lainnya menyisir bagian sisi jalan hingga ke area bahu jalan dengan lokasi tepatnya di depan lapangan Mini soccer pangkalan kerinci,Pembersihan dilakukan agar kawasan terlihat lebih rapi sekaligus menjaga saluran air tetap terbuka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Langkah ini penting karena tumpukan tanah, rumput dan sampah dapat menutup sebagian saluran serta mengganggu kelancaran aliran air ketika hujan turun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala DLH Pelalawan Eko Novitra mengatakan, kegiatan pembersihan merupakan bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan perkotaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita ingin kawasan perkotaan tetap bersih, rapi dan nyaman. Karena itu petugas tidak hanya membersihkan sampah, tetapi juga rumput, tanah dan material yang menumpuk di sekitar drainase hingga bahu jalan,” ujar Eko Novitra.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, kebersihan lingkungan membutuhkan perhatian secara berkelanjutan. Setelah kawasan dibersihkan, masyarakat juga diharapkan ikut menjaga dengan tidak membuang sampah sembarangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kebersihan bukan hanya tanggung jawab petugas. Setelah dibersihkan, mari kita jaga bersama agar lingkungan tetap bersih dan saluran air tidak kembali tersumbat,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aktivitas petugas DLH di lapangan menjadi bagian dari kerja nyata dalam merawat lingkungan perkotaan. Satu per satu rumput liar dibabat, tanah disingkirkan, sampah dikumpulkan dan area bahu jalan kembali dirapikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bukan sekadar membuat jalan terlihat bersih, pembersihan ini juga menjadi langkah menjaga fungsi drainase agar tetap dapat mengalirkan air dengan baik,Dari saluran air hingga bahu jalan, DLH Pelalawan terus bergerak. Sebab, kota yang bersih bukan hanya enak dipandang, tetapi juga nyaman untuk dilalui dan dihuni.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/47888316149-inshot_20260922_084037556.jpg"/><pubDate>Tue, 22 Sep 2026 08:47:18 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3942/kepala-dlh-pelalawan-pastikan-jalan-perkotaan-bersih-sampah-dan-tanah-diangkut-sampai-ke-bahu-jalan</guid></item><item><title>Bersihkan Drainase, Rumput di Bahu Jalan Pun Dibabat Petugas DLH Pelalawan</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3941/bersihkan-drainase-rumput-di-bahu-jalan-pun-dibabat-petugas-dlh-pelalawan</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;PELALAWAN — Tak hanya fokus membersihkan drainase, petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan juga membabat rumput liar yang tumbuh di sepanjang bahu jalan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan saluran air tetap berfungsi dengan baik, kegiatan tersebut berlangsung di jalan Akasia Pangkalan kerinci Kabupaten Pelalawan,Senin (21&#45;9&#45;2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah petugas terlihat turun langsung melakukan pembersihan Rumput yang tumbuh lebat di sekitar bahu jalan dipangkas menggunakan peralatan kerja, sementara material dan hasil pemotongan dikumpulkan untuk kemudian diangkut menggunakan kendaraan operasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembersihan dilakukan bersamaan dengan penanganan drainase. Petugas membersihkan bagian saluran dari rumput, tanah, ranting dan material lain yang dapat menghambat aliran air.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan kawasan jalan serta mengantisipasi munculnya genangan saat hujan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan drainase yang bersih dan bahu jalan yang terbebas dari rumput liar, lingkungan sekitar diharapkan terlihat lebih rapi dan terawat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa pemeliharaan lingkungan tidak hanya dilakukan pada saluran air, tetapi mencakup area di sekitarnya agar tetap bersih, tertata dan nyaman bagi masyarakat yang melintas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;DLH Pelalawan terus mendorong kegiatan pembersihan secara rutin, terutama di titik&#45;titik yang membutuhkan penanganan, sebagai bagian dari menjaga kebersihan kota dan mengantisipasi persoalan lingkungan saat musim hujan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/53708652036-img_20260921_113725.jpg"/><pubDate>Mon, 21 Sep 2026 11:38:31 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3941/bersihkan-drainase-rumput-di-bahu-jalan-pun-dibabat-petugas-dlh-pelalawan</guid></item><item><title>Bukan Sekadar Bersih, Kepala DLH Pelalawan Minta Keruk Saluran hingga Dasar, Lumpur dan Sampah Langsung Diangkut</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3940/bukan-sekadar-bersih-kepala-dlh-pelalawan-minta-keruk-saluran-hingga-dasar-lumpur-dan-sampah-langsung-diangkut</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;PANGKALAN KERINCI— Tak ingin saluran air menjadi persoalan ketika hujan turun, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan mengambil langkah&amp;nbsp; gerak cepat guna antisipasi Genangan air di bahu jalan ataupun pemukiman warga,dengan membersihkan drainase di jalan Akasia yang sudah dipenuhi endapan lumpur, tanah, rumput hingga sampah.Sabtu (19&#45;9&#45;2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembersihan dilakukan secara menyeluruh. Petugas tidak hanya membersihkan bagian atas drainase, tetapi masuk langsung ke dalam drainase untuk mengeruk material yang telah menumpuk di dasar saluran air.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Material hasil pengerukan kemudian dikumpulkan menggunakan karung dan langsung dimasukkan ke dalam kendaraan pengangkut. Langkah ini dilakukan agar tanah dan sampah yang sudah diangkat tidak kembali berserakan maupun masuk ke saluran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kondisi saluran yang sebelumnya dipenuhi endapan membuat ruang aliran air menjadi semakin sempit. Jika dibiarkan, tumpukan material tersebut berpotensi menghambat aliran ketika curah hujan meningkat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala DLH Pelalawan Eko Novitra menegaskan, pembersihan drainase merupakan bagian dari langkah pencegahan menghadapi musim penghujan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita bersihkan sampai ke dasar. Endapan lumpur, tanah dan sampah yang menghambat aliran kita angkat dan langsung kita angkut. Ini bagian dari upaya kita mengantisipasi genangan saat hujan,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, petugas akan terus bergerak melakukan pengecekan terhadap saluran&#45;saluran air yang membutuhkan penanganan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita ingin sebelum hujan turun dengan intensitas tinggi, kondisi saluran sudah lebih siap. Karena itu, pekerjaan seperti ini harus dilakukan secara rutin,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain mengandalkan petugas, DLH juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga saluran yang telah dibersihkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saluran sudah kita bersihkan, mari sama&#45;sama dijaga. Jangan membuang sampah ke dalam drainase karena kebersihan saluran merupakan tanggung jawab kita bersama,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gerak cepat tersebut menjadi gambaran upaya DLH Pelalawan melakukan pencegahan sejak dini. Sebelum air hujan mencari jalan, saluran air terlebih dahulu dibuka agar alirannya tetap lancar.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/28245618177-inshot_20260919_100638625.jpg"/><pubDate>Sat, 19 Sep 2026 10:16:34 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3940/bukan-sekadar-bersih-kepala-dlh-pelalawan-minta-keruk-saluran-hingga-dasar-lumpur-dan-sampah-langsung-diangkut</guid></item><item><title>Kepala DLH Pelalawan Eko Novitra Intensifkan Pembersihan Saluran Air,Tidak Hanya Di Permukaan,Pekerja Masuk Ke Saluran</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3939/kepala-dlh-pelalawan-eko-novitra-intensifkan-pembersihan-saluran-airtidak-hanya-di-permukaanpekerja-masuk-ke-saluran</link><description>&lt;p&gt;PELALAWAN — Menjelang musim hujan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan terus mengintensifkan pembersihan saluran air dan drainase di sejumlah kawasan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga kelancaran aliran air sekaligus mengantisipasi terjadinya genangan.Jum&apos;at(18&#45;9&#45;2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Petugas DLH turun Tiga Tim ke lapangan untuk membersihkan saluran yang ditemukan dipenuhi endapan tanah, lumpur, sampah serta material lainnya di jalan Akasia Pangkalan Kerinci. Pembersihan tidak hanya dilakukan dari permukaan, namun petugas juga masuk langsung ke dalam saluran untuk memastikan bagian yang tersumbat dapat dibersihkan secara maksimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari pantauan di lokasi, Selain petugas terlihat juga tiga Mandor lainnya yang berjibaku mengeruk endapan lumpur dan tanah yang telah menumpuk Material hasil pengerukan yakni Ruslaini, Narti dan Tandil,kemudian diangkat ke sisi jalan untuk selanjutnya dikumpulkan dan diangkut menggunakan kendaraan operasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kondisi saluran yang dipenuhi endapan dan sampah menjadi perhatian karena dapat menghambat aliran air ketika curah hujan meningkat. Karena itu, pembersihan dilakukan secara menyeluruh hingga ke bagian dasar saluran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala DLH Pelalawan Eko Novitra mengarahkan petugas agar pekerjaan dilakukan secara maksimal dan tidak meninggalkan material yang berpotensi kembali menyumbat saluran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita ingin saluran air benar&#45;benar berfungsi dengan baik. Endapan lumpur, tanah dan sampah yang menghambat aliran harus dibersihkan dan diangkut dari lokasi,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, upaya pembersihan drainase merupakan bagian dari langkah pencegahan yang perlu dilakukan sebelum intensitas hujan meningkat. Selain penanganan oleh petugas, kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan juga sangat diperlukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;DLH Pelalawan mengimbau masyarakat tidak membuang sampah ke dalam parit maupun saluran drainase. Saluran air yang bersih dan tidak tersumbat akan membantu memperlancar aliran air saat hujan turun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui pembersihan secara intensif, DLH Pelalawan berupaya memastikan saluran air tetap terbuka dan berfungsi optimal sebagai bagian dari langkah antisipasi menghadapi musim hujan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/46812526115-img_20260918_085745.jpg"/><pubDate>Fri, 18 Sep 2026 09:36:40 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3939/kepala-dlh-pelalawan-eko-novitra-intensifkan-pembersihan-saluran-airtidak-hanya-di-permukaanpekerja-masuk-ke-saluran</guid></item><item><title>Terkait Iuran BPJS Ketenagakerjaan 8 Bulan Belum Dibayarkan dan Pemotongan Gaji Pekerja, DLH Pelalawan Berikan Klarifikasi</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3938/terkait-iuran-bpjs-ketenagakerjaan-8-bulan-belum-dibayarkan-dan-pemotongan-gaji-pekerja-dlh-pelalawan-berikan-klarifikasi</link><description>&lt;p&gt;PELALAWAN — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai iuran BPJS Ketenagakerjaan pekerja kebersihan yang disebut belum dibayarkan selama delapan bulan serta adanya pemotongan gaji pekerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Klarifikasi tersebut disampaikan pihak DLH Pelalawan pada Kamis, 17 September 2026, sebagai penjelasan kepada Manuela Trivani Situmorang selaku ahli waris Almarhumah Rani Sahat Mangapul Naibaho, sekaligus untuk memberikan informasi yang lebih utuh kepada masyarakat mengenai proses administrasi BPJS Ketenagakerjaan dan mekanisme iuran pekerja di kantor DLH Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pihak DLH Pelalawan menjelaskan bahwa persoalan administrasi iuran BPJS Ketenagakerjaan tersebut saat ini masih dalam proses pengurusan dan penyelesaian melalui koordinasi dengan pihak&#45;pihak terkait.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;DLH juga menyampaikan bahwa pihaknya telah membantu melakukan koordinasi agar hak pekerja maupun ahli waris dapat segera ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Persoalan administrasi BPJS Ketenagakerjaan ini sedang kami tindak lanjuti. Saat ini proses dokumen sedang kami lengkapi dan benahi sesuai ketentuan. Untuk pembayarannya masih kami upayakan secepatnya, tentunya dengan administrasi yang benar dan sesuai ketentuan,” jelas pihak DLH Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;terkait adanya informasi mengenai pemotongan gaji pekerja sebesar Rp440.000 per orang, DLH Pelalawan menegaskan bahwa pemotongan tersebut menurut penjelasan pihaknya bukan dilakukan secara sepihak oleh dinas DLH Pelalawan,DLH menjelaskan bahwa kewajiban iuran BPJS Ketenagakerjaan memiliki porsi yang menjadi tanggung jawab pekerja dan pemberi kerja sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;DLH menjelaskan bahwa dalam kepesertaan BPJS ketenagakerjaan terdapat sejumlah program dengan mekanisme pembiayaan yang berbeda beda, salah satu nya adalah program jaminan hari tua (JHT)yang berdasarkan informasi rasmi dari BPJS ketenagakerjaan dan peraturan presiden Pasal 16 No (1) memiliki iuran sebesar 5,7 persen dari upah dengan rincian 2 persen dari pekerja dan 3,7 persen menjadi tanggungan pemberi kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk memastikan para pekerja memahami mekanisme tersebut, pihak DLH mengaku telah menyampaikan penjelasan kepada para pekerja pada Rabu, 26 Agustus 2026 kemarin&amp;nbsp;&lt;br&gt;Menurut DLH, pembahasan tersebut kemudian menjadi dasar dalam pelaksanaan mekanisme pemotongan iuran yang berkaitan dengan kewajiban pekerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pemotongan itu sudah melalui pembahasan dan mengacu pada ketentuan yang berlaku. Jadi, bukan pemotongan yang dilakukan sepihak oleh dinas, tetapi merupakan bagian dari kewajiban iuran pekerja. Dalam hal ini DLH Pelalawan juga telah membantu dan berkoordinasi bersama para pekerja untuk membahas bagaimana hak dan kewajiban pekerja dapat dipenuhi,” ungkap pihak DLH Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;DLH Pelalawan menambahkan, mekanisme pemotongan tersebut perlu dilihat berdasarkan ketentuan yang berlaku, hasil pembahasan bersama pekerja, serta dokumen administrasi yang ada.&lt;br&gt;Dengan demikian, pihak DLH berharap informasi yang beredar di tengah masyarakat dapat dipahami secara utuh sehingga tidak menimbulkan persepsi yang keliru mengenai kewajiban iuran maupun proses administrasi BPJS Ketenagakerjaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;DLH Pelalawan juga menegaskan bahwa hak dan perlindungan pekerja kebersihan tetap menjadi perhatian pihaknya.&lt;br&gt;Pihak DLH menyatakan akan terus membantu proses penyelesaian administrasi serta melakukan koordinasi dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan agar persoalan tersebut dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami memahami bahwa ini menyangkut hak pekerja dan keluarga. Karena itu, kami akan terus melakukan koordinasi dan mengupayakan penyelesaian persoalan administrasi ini sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;DLH Pelalawan berharap klarifikasi ini dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap kepada masyarakat mengenai persoalan iuran BPJS Ketenagakerjaan, termasuk proses administrasi dan mekanisme pemotongan iuran pekerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pihak DLH juga menegaskan komitmennya untuk membantu proses penyelesaian persoalan tersebut secara administratif, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;br&gt;Dengan demikian, hak&#45;hak pekerja maupun ahli waris diharapkan dapat segera ditindaklanjuti melalui mekanisme yang semestinya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/59041780674-inshot_20260917_125402659.jpg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 14:11:21 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3938/terkait-iuran-bpjs-ketenagakerjaan-8-bulan-belum-dibayarkan-dan-pemotongan-gaji-pekerja-dlh-pelalawan-berikan-klarifikasi</guid></item><item><title>Tanah Leluhur Belasan Tahun Dikuasai PTPN IV, Warga Dua Desa Kini Berharap DPRD dan Pemkab Siak Bertindak</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3937/tanah-leluhur-belasan-tahun-dikuasai-ptpn-iv-warga-dua-desa-kini-berharap-dprd-dan-pemkab-siak-bertindak</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;SIAK &amp;nbsp;— Perjuangan masyarakat Desa Lubuk Dalam dan Desa Pangkalan Pisang, Kabupaten Siak, untuk mendapatkan kejelasan atas tanah yang mereka klaim sebagai tanah leluhur kembali bergulir. Setelah sebelumnya menyampaikan aspirasi melalui hearing di DPRD Kabupaten Siak, masyarakat bersama Komisi II DPRD Siak dan Pemerintah Kabupaten Siak turun langsung ke lokasi untuk mengecek objek lahan yang menjadi sengketa, Rabu (16/9/2026).&lt;img src=&quot;https://matariaunews.com/gambar/images/6aaa23c98108f.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedatangan rombongan ke lapangan menjadi harapan baru bagi masyarakat yang mengaku telah belasan tahun memperjuangkan hak atas lahan tersebut. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah keberadaan makam leluhur, nenek moyang hingga orang tua warga yang berada di dalam kawasan yang saat ini dikuasai dan ditanami kelapa sawit oleh PTPN IV.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat menyebut keberadaan makam tersebut menjadi bukti penting sejarah keberadaan mereka di kawasan tersebut. Namun, akses menuju sebagian makam disebut tidak selalu mudah karena kawasan berada dalam penguasaan perusahaan dan dijaga oleh petugas keamanan.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://matariaunews.com/gambar/images/6aaa23e48b499.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Turun langsung melihat kondisi lapangan, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Siak, Sujarwo, melihat sejumlah makam masyarakat terdahulu yang berada di tengah area perkebunan. Ia menilai persoalan tersebut perlu segera mendapatkan penyelesaian melalui proses yang jelas dan terukur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ini harus segera diselesaikan konflik ini,” ujar Sujarwo saat meninjau lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Siak melalui jajaran pertanahan dan bagian hukum menyampaikan akan melakukan pemetaan kembali terhadap objek lahan yang disengketakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemetaan tersebut diperlukan untuk memastikan batas dan status lahan, termasuk menentukan bagian mana yang masuk dalam Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan dan bagian mana yang berada di luar HGU.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Nanti kita buatkan petanya. Setelah itu kita bahas kembali pada saat rapat ke depannya,” ujar perwakilan Pemkab Siak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kuasa Hukum Kelompok Tani, Syamsul Harifin, SH, MH, turut menjelaskan sejarah dan keberadaan masyarakat yang menurutnya telah lama memiliki hubungan dengan kawasan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Syamsul menyayangkan kondisi lahan yang kini telah ditanami kelapa sawit, sementara di dalam kawasan tersebut masih terdapat makam leluhur masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, keberadaan makam harus menjadi perhatian serius dalam penyelesaian sengketa lahan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Sangat disayangkan, lahan yang masih jelas terdapat makam leluhur dahulu justru ditanami pohon sawit,” ujar Syamsul.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia bahkan mengungkapkan adanya makam yang menurutnya sebagian berada di bawah atau berdekatan dengan tanaman sawit.&lt;br&gt;“Ini bukan lagi orang normal kalau menurut saya. Apakah mereka tidak takut mati ya,” ujar Syamsul dengan nada geram.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Syamsul berharap turunnya Komisi II DPRD Siak bersama Pemkab Siak dapat menjadi momentum untuk membuka jalan penyelesaian terhadap persoalan yang telah berlangsung selama bertahun&#45;tahun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita berharap dengan adanya Ketua Komisi II dan Pemkab Siak ini, semoga lahan tersebut bisa kembali kepada masyarakat dan makam&#45;makam tersebut bisa diurus serta dibersihkan oleh ahli waris,” harapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat kini menunggu hasil pemetaan dan pembahasan lanjutan dari Pemkab Siak bersama DPRD Siak. Bagi warga, persoalan tersebut bukan hanya menyangkut lahan, tetapi juga menyangkut sejarah, keberadaan makam leluhur dan hak keluarga untuk dapat merawat serta menghormati tempat peristirahatan orang&#45;orang terdahulu mereka.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/32357410348-img-20260916-wa0012.jpg"/><pubDate>Wed, 16 Sep 2026 12:07:36 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3937/tanah-leluhur-belasan-tahun-dikuasai-ptpn-iv-warga-dua-desa-kini-berharap-dprd-dan-pemkab-siak-bertindak</guid></item><item><title>Sampai Dasar Petugas DLH Bersihkan Drainase Dari Tanah dan Sampah, Berbagai Material Langsung Diangkut</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3936/sampai-dasar-petugas-dlh-bersihkan-drainase-dari-tanah-dan-sampah-berbagai-material-langsung-diangkut</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;PELALAWAN — Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan serta memastikan fungsi saluran drainase tetap berjalan optimal,Rabu(16/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terlihat sejumlah petugas turun&amp;nbsp; Bersama Pengawas di ikuti empat mandor dan langsung melakukan pembersihan saluran air yang dipenuhi endapan tanah, lumpur dan sampah. Pembersihan dilakukan secara menyeluruh hingga ke bagian dasar saluran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan menggunakan cangkul, sekop dan peralatan manual lainnya, petugas mengeruk material yang menumpuk di dalam saluran. Tanah, lumpur, sampah serta material lainnya kemudian dikeluarkan dari saluran agar tidak kembali menghambat aliran air.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah material hasil pengerukan tidak dibiarkan terlalu lama menumpuk di lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tanah dan sampah yang telah diangkat langsung dikumpulkan untuk selanjutnya diangkut, Langkah ini dilakukan agar material tersebut tidak kembali terbawa air hujan dan masuk kembali ke dalam saluran&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala DLH Pelalawan Eko Novitra ST.M,.Si mengatakan,Pembersihan hingga ke dasar saluran ini dilakukan untuk memastikan jalur aliran air benar&#45;benar terbuka dan tidak lagi tertutup endapan sampah dan Tanah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pembersihan dilakukan sampai ke dasar saluran. Tanah, lumpur dan sampah yang sudah diangkat langsung dikumpulkan dan diangkut. Kita ingin memastikan saluran kembali bersih dan aliran air tidak terganggu,” ujar Kepala DLH.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Antisipasi Penyumbatan dan Genangan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan pembersihan drainase tersebut juga menjadi bagian dari upaya mengantisipasi penyumbatan saluran dan potensi genangan ketika hujan turun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Endapan tanah dan sampah yang terus menumpuk dapat mempersempit ruang aliran air. Karena itu, pembersihan secara rutin diperlukan untuk menjaga kapasitas saluran tetap berfungsi sebagaimana mestinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;DLH Pelalawan juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah ke dalam saluran air.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami berharap masyarakat ikut menjaga saluran yang sudah dibersihkan. Jangan sampai setelah dibersihkan, sampah kembali dibuang ke dalam drainase,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan pembersihan yang dilakukan secara menyeluruh hingga ke dasar serta pengangkutan langsung material hasil pengerukan, DLH Pelalawan berupaya memastikan saluran air tetap bersih, terbuka dan mampu mengalirkan air dengan baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih sekaligus mengurangi risiko penyumbatan dan genangan di kawasan sekitar.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/10427349860-inshot_20260916_102029830.jpg"/><pubDate>Wed, 16 Sep 2026 11:04:56 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3936/sampai-dasar-petugas-dlh-bersihkan-drainase-dari-tanah-dan-sampah-berbagai-material-langsung-diangkut</guid></item><item><title>Karhutla Kembali Mengancam, Sekdes Kuala Terusan Turun Langsung Padamkan Api</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3935/karhutla-kembali-mengancam-sekdes-kuala-terusan-turun-langsung-padamkan-api</link><description>&lt;p&gt;PELALAWAN — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali mengancam wilayah Desa Kuala Terusan, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Mengetahui adanya titik api di kawasan Tanjung Putus, Sekretaris Desa (Sekdes) Kuala Terusan, Sarkawi, langsung turun ke lokasi untuk membantu proses pemadaman, Selasa (15/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sesampainya di lokasi, Sekdes bersama petugas langsung melakukan upaya pemadaman terhadap titik&#45;titik api yang masih menyala. Air disemprotkan ke bagian lahan yang terbakar, sementara petugas lainnya menyisir area sekitar untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali membesar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain pemadaman, proses pembasahan dan pendinginan juga dilakukan pada lahan yang telah terbakar maupun bagian yang masih mengeluarkan asap, Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api kembali muncul dan menjalar ke area lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekdes Kuala Terusan Sarkawi terlihat ikut terlibat langsung dalam proses pemadaman. Dengan kondisi lokasi yang rawan, penanganan dilakukan secara hati&#45;hati dan terus dipantau hingga api dapat dikendalikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Begitu mendapat informasi adanya kebakaran, kami langsung turun ke lokasi Kami di sini sudah tiga hari,api harus segera ditangani supaya tidak menjalar dan membahayakan lahan maupun lingkungan di sekitar,” ujar Sarkawi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan, penanganan Karhutla membutuhkan gerak cepat. Menurutnya, semakin cepat titik api ditangani, semakin besar peluang untuk mencegah kebakaran meluas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sarkawi juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat. Setiap kali menemukan titik api maupun kepulan asap, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada pemerintah desa atau petugas terkait.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga berita ini ditulis, proses pemadaman dan pendinginan masih dilakukan di kawasan Tanjung Putus. Petugas terus menyisir dan memantau titik&#45;titik yang berpotensi kembali terbakar guna memastikan api benar&#45;benar terkendali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah Desa Kuala Terusan kembali mengimbau masyarakat untuk bersama&#45;sama menjaga lingkungan serta tidak melakukan pembakaran lahan. Kewaspadaan dan kepedulian masyarakat dinilai penting untuk mencegah Karhutla kembali meluas di wilayah Desa Kuala Terusan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/16495199616-inshot_20260915_112405609.jpg"/><pubDate>Tue, 15 Sep 2026 11:37:32 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3935/karhutla-kembali-mengancam-sekdes-kuala-terusan-turun-langsung-padamkan-api</guid></item><item><title>DESA KUALA TERUSAN SALURKAN BANTUAN BERAS BULOG, WARGA TERIMA MANFAAT</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3934/desa-kuala-terusan-salurkan-bantuan-beras-bulog-warga-terima-manfaat</link><description>&lt;p&gt;PELALAWAN — Pemerintah Desa Kuala Terusan menyalurkan bantuan pangan berupa beras dari Bulog kepada warga penerima manfaat. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat&lt;br&gt;Kegiatan penyaluran berlangsung di Desa Kuala Terusan, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, pada Senin (14/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bantuan beras Bulog tersebut diserahkan kepada warga yang telah terdata sebagai penerima manfaat. Penyaluran dilakukan secara langsung agar bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah Desa Kuala Terusan berharap bantuan pangan ini dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari&#45;hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Desa Kuala Terusan &amp;nbsp;Hendri mengatakan bahwa penyaluran bantuan beras Bulog merupakan bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat yang membutuhkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami berharap bantuan beras ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan sedikit membantu meringankan kebutuhan pangan keluarga penerima. Kami juga mengimbau kepada warga yang menerima agar memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik&#45;baiknya,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah seorang warga penerima bantuan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Kuala Terusan atas penyaluran bantuan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami berterima kasih atas bantuan beras yang diberikan. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan keluarga,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah Desa Kuala Terusan memastikan proses penyaluran dilakukan secara tertib dan tepat sasaran sesuai dengan data penerima yang telah ditetapkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan adanya bantuan pangan dari Bulog tersebut, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat dapat terbantu serta manfaat program pemerintah benar&#45;benar dirasakan oleh warga Desa Kuala Terusan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/23337620007-fb_img_1789357128245.jpg"/><pubDate>Mon, 14 Sep 2026 10:45:48 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3934/desa-kuala-terusan-salurkan-bantuan-beras-bulog-warga-terima-manfaat</guid></item><item><title>DLH Pelalawan Turun Langsung Bersihkan Saluran Air, Endapan Lumpur dan Sampah langsung  Diangkut</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3933/dlh-pelalawan-turun-langsung-bersihkan-saluran-air-endapan-lumpur-dan-sampah-langsung--diangkut</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;PELALAWAN — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan bergerak melakukan pembersihan saluran drainase yang dipenuhi endapan tanah, lumpur dan sampah. Petugas bahkan turun langsung ke dalam saluran untuk memastikan material yang menghambat aliran air di keluarkan Senin(14&#45;9&#45;2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan kondisi di lapangan, terlihat sejumlah petugas bekerja secara gotong royong menggunakan peralatan manual. Material lumpur dan tanah yang dikeluarkan dari saluran kemudian dikumpulkan di sisi jalan untuk selanjutnya diangkut menggunakan kendaraan operasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembersihan ini dilakukan sebagai langkah menjaga fungsi drainase agar aliran air tetap lancar, sekaligus mengantisipasi terjadinya genangan ketika hujan turun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala DLH Kabupaten Pelalawan Eko Novitra ST.M.,Si dalam arahannya meminta petugas bekerja secara maksimal dan memastikan bagian saluran yang mengalami penyumbatan benar&#45;benar dibersihkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita pastikan saluran air dibersihkan dengan baik. Endapan tanah, lumpur maupun sampah yang menghambat aliran harus dikeluarkan agar saluran kembali berfungsi secara maksimal,” ujar Kepala DLH.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menegaskan, material hasil pembersihan jangan dibiarkan menumpuk terlalu lama di pinggir jalan, tetapi segera diangkut agar tidak kembali masuk ke saluran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Setelah dikeluarkan, material langsung kita angkut. Jangan sampai yang sudah dibersihkan kembali masuk ke saluran dan menyebabkan penyumbatan,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, mandor lapangan Ruslaini menjelaskan, petugas harus turun langsung ke dalam saluran karena sebagian endapan berada di bagian yang tidak bisa dibersihkan hanya dari permukaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Petugas turun langsung ke dalam saluran untuk mengangkat endapan yang sudah menumpuk. Tanah, lumpur dan sampah dikumpulkan di atas, kemudian dilakukan pengangkutan,” jelas mandor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kondisi saluran dan keselamatan petugas di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;DLH Kabupaten Pelalawan mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan drainase dengan tidak membuang sampah ke dalam saluran. Peran masyarakat dinilai penting agar saluran yang telah dibersihkan tidak kembali tersumbat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembersihan drainase tersebut menjadi bagian dari upaya DLH menjaga kelancaran sistem pembuangan air dan meminimalkan potensi genangan di kawasan perkotaan, khususnya menjelang meningkatnya curah hujan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/36328927907-img_20260914_09184477.jpeg"/><pubDate>Mon, 14 Sep 2026 10:27:50 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3933/dlh-pelalawan-turun-langsung-bersihkan-saluran-air-endapan-lumpur-dan-sampah-langsung--diangkut</guid></item><item><title>Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, SMA Negeri 1 Pangkalan Kerinci Bersihkan Pekarangan Sekolah  DLH Pelalawan Sediakan Armada</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3932/tingkatkan-kepedulian-lingkungan-sma-negeri-1-pangkalan-kerinci-bersihkan-pekarangan-sekolah--dlh-pelalawan-sediakan-armada</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;PELALAWAN — Dalam upaya meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, SMA Negeri 1 Pangkalan Kerinci melaksanakan kegiatan gotong royong bersama Murid&#45;murid membersihkan pekarangan sekolah di bantu DLH Pelalawan, pada Sabtu,( 12 September 2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut melibatkan para siswa, guru, serta tenaga kependidikan lainnya, dalam kegiatan tersebut para siswa juga terlihat begitu bersemangat,Berbagai sampah, daun kering, kayu lapuk, dan material lain yang mengganggu kebersihan lingkungan sekolah dikumpulkan untuk selanjutnya diangkut menggunakan armada yang disediakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini turut di hadiri jajaran sekolah, di antaranya Lindawati, S.P., M.Pd. selaku Kepala Sarana dan Prasarana, Ilham Efendi, M.Or. selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, serta Eva Tirona, S.Pd. selaku Ketua Bhuwana Lestari. Selain itu, unsur keamanan sekolah yang diwakili Akhiruddin dan Radit juga turut mendukung kelancaran kegiatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lindawati, S.P., M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini bukan sekadar membersihkan pekarangan sekolah, melainkan sarana untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepedulian siswa terhadap lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami ingin membangun kesadaran kepada seluruh siswa bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap kepedulian terhadap lingkungan semakin tumbuh dan menjadi kebiasaan,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari pihak DLH Pelalawan juga turut hadir Kepala UPTD T,y,Surya Deshayusha, Sumiati selaku Pengawas Lapangan, serta Mandor Ruslaini beserta jajaran petugasnya, Dukungan berupa armada dan tenaga kerja ini dinilai sangat membantu proses pengangkutan sampah dan material hasil kegiatan gotong royong.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Pelalawan Eko Novitra, S.T., M.Si. mengapresiasi langkah pihak sekolah yang melibatkan siswa secara langsung dalam kegiatan kebersihan lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami mengapresiasi kegiatan yang dilakukan SMA Negeri 1 Pangkalan Kerinci. Kepedulian terhadap lingkungan memang perlu ditanamkan sejak dini. DLH Pelalawan siap mendukung kegiatan positif seperti ini sesuai dengan kewenangan dan kemampuan yang ada,” ujar Eko Novitra.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Lingkungan yang bersih tidak dapat diwujudkan hanya oleh satu pihak. Dibutuhkan kepedulian dan gotong royong bersama, mulai dari sekolah, pemerintah, hingga masyarakat,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan ini, pekarangan sekolah diharapkan menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman untuk mendukung aktivitas belajar mengajar. Lebih dari itu, momen ini menjadi sarana menanamkan budaya gotong royong serta kepedulian terhadap lingkungan kepada para siswa, sehingga kebiasaan menjaga kebersihan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari&#45;hari.&amp;gt;&amp;lt;&amp;gt;&amp;lt;&amp;gt;&amp;lt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/98052824502-inshot_20260912_103156475.jpg"/><pubDate>Sat, 12 Sep 2026 12:28:49 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3932/tingkatkan-kepedulian-lingkungan-sma-negeri-1-pangkalan-kerinci-bersihkan-pekarangan-sekolah--dlh-pelalawan-sediakan-armada</guid></item><item><title>Jangan Biarkan Cita&#45;cita Mereka Terhenti, Komnas PA Perjuangkan 5 Anak Yatim Kembali Sekolah</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3931/jangan-biarkan-citacita-mereka-terhenti-komnas-pa-perjuangkan-5-anak-yatim-kembali-sekolah</link><description>&lt;p&gt;PANGKALAN KERINCI – Putus sekolah bukan berarti harus kehilangan masa depan. Kalimat itulah yang menjadi semangat Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Kabupaten Pelalawan dalam memperjuangkan lima anak yatim yang telah lama putus sekolah agar kembali mendapatkan hak pendidikannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upaya tersebut dilakukan Komnas PA Kabupaten Pelalawan dengan mengajukan permohonan bantuan pendidikan kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pelalawan. Bantuan yang diharapkan nantinya dapat digunakan untuk mendukung kelima anak tersebut melanjutkan pendidikan melalui sekolah paket.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Permohonan bantuan itu diserahkan langsung Ketua Komnas PA Kabupaten Pelalawan, Erik Suhenra, kepada Staf Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kabupaten Pelalawan, Boby Kurniawan, Kamis (10/9/2026), di Kantor Baznas Kabupaten Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami menyerahkan permohonan bantuan untuk membantu anak yatim yang putus sekolah agar bisa sekolah kembali dan menempuh pendidikan melalui sekolah paket,” ujar Erik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Erik menjelaskan, kelima anak tersebut merupakan anak yatim yang sudah cukup lama tidak mendapatkan pendidikan formal. Kondisi ekonomi keluarga menjadi salah satu faktor yang membuat mereka harus berhenti sekolah.&lt;br&gt;Untuk kembali mendapatkan pendidikan, anak&#45;anak tersebut diarahkan melanjutkan pendidikan melalui program sekolah paket, salah satunya di PKBM Anugerah Illahi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Erik, persoalan anak tidak hanya berkaitan dengan kekerasan maupun perlindungan dari kejahatan seksual. Hak anak untuk memperoleh pendidikan juga merupakan bagian penting yang harus diperjuangkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Komnas PA tentunya tidak hanya melindungi anak dari tindakan kekerasan ataupun seksual. Kami juga berkomitmen membantu anak&#45;anak yang putus sekolah agar bisa kembali menempuh pendidikan, sama halnya dengan anak&#45;anak sebaya mereka. Pendidikan adalah hak mereka,” tegas Erik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap kerja sama dengan Baznas Kabupaten Pelalawan dapat menjadi jalan bagi anak&#45;anak kurang mampu, khususnya anak yatim, untuk kembali bersekolah dan memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami berharap melalui kerja sama ini anak&#45;anak yatim yang putus sekolah bisa kembali mendapatkan pendidikan. Jangan sampai kondisi ekonomi membuat mereka kehilangan kesempatan untuk belajar dan meraih cita&#45;cita,” harapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Wakil Ketua IV Baznas Kabupaten Pelalawan, Irawan, S.Pd., M.H., menyambut baik perhatian dan kepedulian Komnas PA terhadap anak&#45;anak yatim yang mengalami putus sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Irawan menyampaikan apresiasi kepada Komnas PA Kabupaten Pelalawan yang telah ikut memperhatikan persoalan pendidikan anak&#45;anak dari keluarga kurang mampu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Baznas Kabupaten Pelalawan mengucapkan terima kasih atas perhatian Komnas PA dalam membantu anak&#45;anak yatim yang putus sekolah agar dapat kembali menempuh pendidikan,” kata Irawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, pihak Baznas terlebih dahulu akan melakukan verifikasi terhadap data dan nama&#45;nama anak yang diajukan Komnas PA. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh persyaratan dan ketentuan bantuan sesuai dengan prosedur serta regulasi Baznas Kabupaten Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain melakukan pengecekan administrasi, Baznas juga akan meninjau kondisi dan data anak&#45;anak yang diajukan sebelum bantuan diberikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Data yang diserahkan akan kami kroscek dan kami tinjau sesuai dengan prosedur atau regulasi Baznas Kabupaten Pelalawan,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah seluruh proses verifikasi selesai dan dinyatakan memenuhi ketentuan, bantuan pendidikan akan disalurkan kepada pihak yang bersangkutan untuk kemudian diteruskan kepada sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Irawan berharap bantuan tersebut nantinya benar&#45;benar memberikan manfaat bagi kelima anak yatim tersebut, sehingga mereka dapat kembali memperoleh pendidikan dan mendapatkan ijazah sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Harapan kami, bantuan yang diberikan nanti dapat membantu anak&#45;anak yatim yang putus sekolah untuk kembali mendapatkan pendidikan dan ijazah, sehingga mereka memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Langkah Komnas PA dan Baznas Kabupaten Pelalawan ini menjadi bagian dari upaya bersama memastikan kondisi ekonomi tidak menjadi alasan seorang anak kehilangan hak untuk bersekolah dan menggapai cita&#45;citanya.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/42020815282-img-20260912-wa0001.jpg"/><pubDate>Sat, 12 Sep 2026 01:11:08 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3931/jangan-biarkan-citacita-mereka-terhenti-komnas-pa-perjuangkan-5-anak-yatim-kembali-sekolah</guid></item></channel></rss>