<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://matariaunews.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://matariaunews.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Rehab Rumah Mulyana Sasaran TMMD ke&#45;129 Capai 47 Persen, Pemasangan Kusen dan Batu Bata Rampung</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3801/rehab-rumah-mulyana-sasaran-tmmd-ke129-capai-47-persen-pemasangan-kusen-dan-batu-bata-rampung</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;Pidie – Rumah milik Mulyana yang menjadi salah satu sasaran fisik program TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie kini tampak berdiri kokoh. Proses rehabilitasi rumah tersebut terus dikebut oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat dan hingga Minggu (26/07/2026), progres pengerjaannya telah mencapai 47 persen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah tahapan pembangunan telah menunjukkan perkembangan signifikan. Pemasangan batu bata serta kusen pintu dan jendela telah terpasang, sehingga bentuk bangunan rumah mulai terlihat semakin jelas dan kokoh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Koordinator Lapangan, Lettu Inf Samsul Bahri, mengatakan bahwa personel Satgas TMMD terus berupaya mempercepat proses pengerjaan dengan tetap memperhatikan kualitas hasil pembangunan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pengerjaan rehab rumah milik Mulyana terus kami kebut bersama anggota Satgas dan masyarakat. Saat ini progresnya sudah mencapai 47 persen, dengan pemasangan batu bata serta kusen pintu dan jendela telah selesai dilakukan. Kami akan terus bekerja secara maksimal agar pembangunan dapat selesai sesuai dengan target yang telah ditentukan,&quot; ujar Lettu Inf Samsul Bahri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, dukungan dan partisipasi masyarakat dalam proses pengerjaan menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pembangunan rumah tersebut. Semangat gotong royong yang terjalin antara Satgas TMMD dan masyarakat diharapkan dapat terus dipertahankan hingga seluruh proses rehabilitasi selesai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI melalui TMMD dalam membantu meningkatkan kualitas hunian masyarakat serta mewujudkan rumah yang lebih layak, sehat, dan nyaman untuk ditempati.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/94761916699-img-20260726-wa0059.jpg"/><pubDate>Sun, 26 Jul 2026 14:51:12 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3801/rehab-rumah-mulyana-sasaran-tmmd-ke129-capai-47-persen-pemasangan-kusen-dan-batu-bata-rampung</guid></item><item><title>Plafon Terpasang, Rehab Rumah Nyak Ubit TMMD ke&#45;129 Capai 45 Persen</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3800/plafon-terpasang-rehab-rumah-nyak-ubit-tmmd-ke129-capai-45-persen</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;Pidie – Rumah milik Nyak Ubit, salah satu penerima manfaat program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menjadi sasaran fisik TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie, terus menunjukkan perkembangan. Hingga Minggu (26/07/2026), proses pengerjaan rumah yang berlokasi di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, telah mencapai progres sekitar 45 persen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam proses pengerjaannya, personel Satgas TMMD bersama masyarakat terus bahu&#45;membahu menyelesaikan pembangunan rumah tersebut. Sejumlah tahapan pekerjaan telah dilaksanakan, salah satunya pemasangan plafon yang menjadi bagian penting dalam proses rehabilitasi rumah milik Nyak Ubit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Tukang, Serma Andi, mengatakan bahwa proses pengerjaan rumah terus dilakukan secara bertahap dengan melibatkan personel Satgas TMMD dan masyarakat setempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saat ini pemasangan plafon sudah selesai dikerjakan dan secara keseluruhan progres pembangunan telah mencapai sekitar 45 persen. Kami bersama anggota Satgas dan masyarakat akan terus bekerja secara maksimal agar pembangunan rumah ini dapat selesai sesuai dengan target yang telah ditentukan,&quot; ujar Serma Andi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, kekompakan dan semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat proses pengerjaan rumah tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program rehabilitasi RTLH ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian TNI melalui kegiatan TMMD dalam membantu meningkatkan kualitas hunian masyarakat, sekaligus mewujudkan rumah yang lebih layak, sehat, dan nyaman untuk ditempati.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan masyarakat, proses pengerjaan diharapkan dapat terus berjalan sesuai target hingga rumah tersebut selesai dan dapat segera ditempati oleh Nyak Ubit bersama keluarga dalam kondisi yang lebih baik.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/90231362011-img-20260726-wa0058.jpg"/><pubDate>Sun, 26 Jul 2026 14:49:34 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3800/plafon-terpasang-rehab-rumah-nyak-ubit-tmmd-ke129-capai-45-persen</guid></item><item><title>Satgas TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie Genjot Pengeboran Sumur Bor di Dayah Balul Ula Al&#45;Munawarah</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3799/satgas-tmmd-ke129-kodim-0102pidie-genjot-pengeboran-sumur-bor-di-dayah-balul-ula-almunawarah</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;Pidie – Satgas TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie terus menggenjot pengerjaan sasaran fisik berupa pengeboran sumur bor di Dayah Balul Ula Al&#45;Munawarah, Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie. Minggu (26/7/2026), personel Satgas TMMD tampak tetap bersemangat melaksanakan proses pengeboran guna memenuhi kebutuhan air bersih bagi para santri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Babinsa Desa Lhok Panah, Serka T. Efendi, yang turut membantu proses pengerjaan di lokasi mengatakan, titik pengeboran sumur bor tersebut dinilai sangat tepat dan layak dipilih karena diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi para santri di Dayah Balul Ula Al&#45;Munawarah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Lokasi ini sangat cocok untuk pembangunan sumur bor. Kami berharap nantinya sumber air yang dihasilkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih para santri dan masyarakat sekitar,” ujar Serka T. Efendi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembangunan sumur bor ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Satgas TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses terhadap air bersih. Dengan adanya sumur bor tersebut, diharapkan aktivitas para santri di dayah dapat berjalan lebih nyaman dan kebutuhan air bersih dapat terpenuhi dengan baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Satgas TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie akan terus berupaya menyelesaikan seluruh sasaran program sesuai target, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat secara maksimal.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/92165490-img-20260726-wa0045.jpg"/><pubDate>Sun, 26 Jul 2026 11:52:04 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3799/satgas-tmmd-ke129-kodim-0102pidie-genjot-pengeboran-sumur-bor-di-dayah-balul-ula-almunawarah</guid></item><item><title>Progres Pelebaran dan Pengerasan Jalan Pertanian TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie Capai 75 Persen</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3798/progres-pelebaran-dan-pengerasan-jalan-pertanian-tmmd-ke129-kodim-0102pidie-capai-75-persen</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;Pidie – Pelebaran dan pengerasan jalan pertanian di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie menunjukkan progres yang memuaskan. Hingga Minggu (26/7/2026), pekerjaan tersebut telah mencapai 75 persen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembangunan jalan pertanian sepanjang 2.200 meter tersebut terus digenjot oleh Satgas TMMD dengan mengerahkan alat berat berupa buldoser dan compactor untuk meratakan sekaligus memadatkan material pasir di sepanjang ruas jalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semangat gotong royong menjadi salah satu kunci percepatan pembangunan infrastruktur yang sangat dinantikan oleh para petani. Personel Satgas TMMD bersama masyarakat bahu&#45;membahu menyelesaikan pekerjaan tersebut agar dapat segera dimanfaatkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Koordinator Lapangan, Lettu Inf Samsul Bahri, aktif mengawasi sekaligus turun langsung membantu proses pekerjaan di lapangan. Kehadirannya tidak hanya memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga, tetapi juga menjadi penyemangat bagi personel Satgas TMMD dan warga yang terlibat dalam pembangunan jalan pertanian tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jalan pertanian ini nantinya akan mempermudah akses para petani dalam mengangkut hasil panen sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat menuju lahan pertanian. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, diharapkan produktivitas pertanian serta perekonomian masyarakat Desa Lhok Panah semakin meningkat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Satgas TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie optimistis seluruh sasaran fisik dapat dirampungkan sesuai target waktu, sehingga manfaat pembangunan tersebut dapat segera dirasakan masyarakat secara maksimal.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/72458706720-img-20260726-wa0041.jpg"/><pubDate>Sun, 26 Jul 2026 11:26:08 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3798/progres-pelebaran-dan-pengerasan-jalan-pertanian-tmmd-ke129-kodim-0102pidie-capai-75-persen</guid></item><item><title>PELANTIKAN PENGURUS DPC DAN RAKERDA I DPD SERTA RELAWAN PAN KABUPATEN PELALAWAN</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3797/pelantikan-pengurus-dpc-dan-rakerda-i-dpd-serta-relawan-pan-kabupaten-pelalawan</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;PELALAWAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Pelalawan resmi menggelar kegiatan strategis berupa Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se&#45;Kabupaten Pelalawan, Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pertama, serta Pengukuhan Barisan Relawan, yang berlangsung khidmat dan meriah di jalan Abdul Jalil Pangkalan kerinci ,Sabtu (25&#45;Juli&#45;2026).&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan ini mengusung tema &quot; Tema&amp;nbsp;&lt;br&gt;pererat silaturrahmi, perkuat koalisi dan mendukung program keselarasan pemerintah di kabupaten pelalawan momentum penting untuk menyatukan visi, memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat akar rumput, serta menetapkan langkah kerja partai ke depan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh pengurus DPP Dr.irvan Herman&lt;br&gt;Dihadiri pengurus DPW dan pengurus DPC serta simpatisan pan dengan pembacaan Surat serta simpatisan pan kepengurusan dan pengambilan sumpah janji pengurus serta relawan. Dalam kesempatan itu, seluruh jajaran pengurus DPC terpilih resmi dikukuhkan untuk menjalankan amanah.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ketua DPD PAN Kabupaten Pelalawan, H Muhammad Bakri menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan tanda dimulainya tanggung jawab nyata.&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Hari ini kita melengkapi barisan. Pengurus yang baru dilantik dan para relawan adalah ujung tombak perjuangan PAN di tengah masyarakat. Dan alhamdulillah acara pada hari ini berjalan lancar sesuai apa yang kita inginkan,dan di hadiri ribuan relawan,amanah ini harus dijalankan dengan kejujuran, kerendahan hati, dan kerja nyata. Kita hadir bukan untuk mencari kedudukan, tapi untuk memperjuangkan aspirasi dan kesejahteraan rakyat Pelalawan,” ujarnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Rakerda Pertama yang digelar sesudahnya menjadi wadah penyusunan program kerja terpadu, penyamaan persepsi arah kebijakan partai, serta strategi menghadapi dinamika politik dan pembangunan daerah ke depan. Fokus utama disepakati pada penguatan pelayanan publik, kepedulian lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta persiapan konsolidasi menjelang agenda nasional mendatang.&lt;br&gt;&lt;br&gt;H.muhamad bakri menambahkan lagi, Partai PAN berharap kepada seluruh relawan bisa bekerja secara maksimal sesuai yang kita targetkan, membesarkan Partai PAN di Kabupaten Pelalawan ini,dan juga kita menargetkan Anggota DPRD dari Partai Kita Satu Orang Per Dapil nya,&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Filosofi matahari yang menjadi lambang PAN adalah memberi manfaat kepada semua tanpa membeda&#45;bedakan. Jadilah kader yang dekat dengan rakyat, yang didengar suaranya karena kebenarannya, dan yang dihargai karena perbuatannya. Jaga nama baik partai dengan akhlak yang mulia,” tegasnya .&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan ini juga dihadiri unsur pimpinan daerah, anggota legislatif, tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan organisasi mitra, serta ratusan kader dan relawan yang hadir penuh semangat.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di akhir acara, pimpinan DPD PAN Pelalawan H.Muhamad Bakri mengajak seluruh elemen partai untuk bersatu padu turut serta membantu masyarakat dalam apapun, baik dari segi pembinaan atau konsultasi terkait apa yang masyarakat alami.&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Perbedaan pendapat boleh ada, tapi arah perjuangan kita satu Pelalawan yang maju, adil, dan sejahtera. Mari kita buktikan bahwa PAN adalah partai yang amanah, yang bekerja, dan yang selalu berpihak pada rakyat.Ungkapnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/11275547572-img-20260725-wa0029.jpg"/><pubDate>Sat, 25 Jul 2026 16:51:27 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3797/pelantikan-pengurus-dpc-dan-rakerda-i-dpd-serta-relawan-pan-kabupaten-pelalawan</guid></item><item><title>Dukung Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Satgas TMMD Ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie Tanam Pohon Produktif Bersama Warga</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3796/dukung-ketahanan-pangan-berkelanjutan-satgas-tmmd-ke129-kodim-0102pidie-tanam-pohon-produktif-bersama-warga</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;Pidie – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie bersama masyarakat melaksanakan penanaman pohon produktif di lahan ketahanan pangan TMMD yang berlokasi di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Sabtu (25/07/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sasaran tambahan TMMD yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan lahan kosong menjadi lahan produktif yang bernilai ekonomi dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selaku pengawas dan koordinator kegiatan, Danramil 12/Sakti Kapten Inf Dwi Santosa menegaskan bahwa pelaksanaan TMMD tidak hanya berfokus pada sasaran fisik, tetapi juga menyentuh program&#45;program yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, salah satunya melalui penguatan ketahanan pangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;TMMD bukan hanya membangun jalan, rumah, maupun fasilitas umum, tetapi juga membangun kemandirian masyarakat. Melalui penanaman pohon produktif ini, kami ingin memanfaatkan lahan yang tersedia agar menjadi lebih produktif dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di masa mendatang,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, bibit yang ditanam meliputi pohon mangga, rambutan, durian, petai, dan jengkol. Tanaman tersebut dipilih karena memiliki nilai ekonomis serta sesuai dengan kondisi lahan di wilayah tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain meningkatkan ketahanan pangan, kegiatan ini juga bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya penghijauan, pelestarian lingkungan, dan pemanfaatan lahan secara optimal. Diharapkan, seluruh lahan yang masih kosong dapat dikelola menjadi kawasan produktif yang mampu mendukung kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui sinergi antara Satgas TMMD dan warga, program ketahanan pangan diharapkan tidak hanya memberikan hasil dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi investasi berkelanjutan yang dapat dinikmati oleh generasi mendatang.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/81729546598-polish_20260725_142209572.jpg"/><pubDate>Sat, 25 Jul 2026 14:23:35 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3796/dukung-ketahanan-pangan-berkelanjutan-satgas-tmmd-ke129-kodim-0102pidie-tanam-pohon-produktif-bersama-warga</guid></item><item><title>Tahap Krusial Dimulai, Satgas TMMD Ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie Siapkan dan Cat Plafon RTLH Nyak Ubit</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3795/tahap-krusial-dimulai-satgas-tmmd-ke129-kodim-0102pidie-siapkan-dan-cat-plafon-rtlh-nyak-ubit</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS&#45;Pidie – Pengerjaan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sasaran 1 dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie terus menunjukkan progres yang positif. Memasuki salah satu tahap krusial pembangunan, personel Satgas TMMD mulai menyiapkan sekaligus mengecat papan triplek yang akan dipasang sebagai plafon rumah milik Nyak Ubit di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Sabtu (25/07/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Tukang Satgas TMMD, Serma Andi, mengatakan bahwa pemasangan plafon merupakan tahapan penting yang menandai semakin dekatnya penyelesaian konstruksi rumah. Sebelum dipasang, seluruh papan triplek terlebih dahulu dicat agar hasil pekerjaan lebih rapi, berkualitas, dan memiliki daya tahan yang lebih baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Personel Satgas TMMD saat ini fokus menyiapkan dan mengecat papan triplek yang akan digunakan sebagai plafon rumah milik Ibu Nyak Ubit. Seluruh pekerjaan dilakukan dengan teliti agar hasilnya maksimal dan sesuai standar kualitas yang telah ditetapkan,&quot; ujar Serma Andi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, setiap tahapan pembangunan dilaksanakan secara bertahap dan penuh ketelitian guna memastikan rumah yang direhabilitasi benar&#45;benar menjadi hunian yang layak, aman, dan nyaman bagi penerima manfaat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui program TMMD Ke&#45;129, Kodim 0102/Pidie terus mengakselerasi pembangunan sasaran fisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Rehabilitasi RTLH menjadi salah satu wujud nyata kepedulian TNI AD dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/23482824979-img-20260725-wa0020.jpg"/><pubDate>Sat, 25 Jul 2026 14:19:31 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3795/tahap-krusial-dimulai-satgas-tmmd-ke129-kodim-0102pidie-siapkan-dan-cat-plafon-rtlh-nyak-ubit</guid></item><item><title>Rakit Mal Tiang Konstruksi MCK Sasaran 1 TMMD ke 129, Progres Pembangunan Terus Meningkat</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3794/rakit-mal-tiang-konstruksi-mck-sasaran-1-tmmd-ke-129-progres-pembangunan-terus-meningkat</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;Pidie – Komitmen Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie dalam menghadirkan fasilitas sanitasi yang layak terus diwujudkan melalui percepatan pembangunan MCK di Dayah Babul Ula Al&#45;Munawarah, Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie. Memasuki tahapan konstruksi, personel Satgas melaksanakan pengecoran tiang bangunan sebagai penyangga utama MCK, Sabtu (25/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan semangat gotong royong, personel Satgas bekerja secara teliti mulai dari pemasangan bekisting hingga proses pengecoran untuk memastikan hasil bangunan kokoh dan memiliki kualitas yang baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Koordinator Lapangan TMMD Ke&#45;129, Lettu Inf Samsul Bahri, mengatakan bahwa pengecoran tiang merupakan tahapan penting yang menentukan kekuatan konstruksi bangunan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Setiap proses dikerjakan dengan memperhatikan kualitas agar bangunan MCK memiliki struktur yang kuat, aman, dan tahan lama sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, seluruh personel Satgas terus mengoptimalkan waktu dan tenaga agar pembangunan seluruh sasaran fisik TMMD dapat selesai tepat waktu sesuai program yang telah direncanakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pimpinan Dayah Babul Ula Al&#45;Munawarah, Tgk Burhan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kerja keras personel Satgas TMMD.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas bantuan TNI. Semoga seluruh personel Satgas selalu diberikan kesehatan dan kekuatan sehingga pembangunan MCK ini segera rampung dan dapat digunakan oleh para santri serta masyarakat sekitar,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui pembangunan MCK tersebut, Satgas TMMD Ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan fasilitas sanitasi yang layak.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/44655711189-img-20260725-wa0019.jpg"/><pubDate>Sat, 25 Jul 2026 14:02:48 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3794/rakit-mal-tiang-konstruksi-mck-sasaran-1-tmmd-ke-129-progres-pembangunan-terus-meningkat</guid></item><item><title>Satgas TMMD Ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie Kebut Penggalian Septic Tank MCK di Dayah Komplek Babul Ula Al&#45;Munawarah</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3793/satgas-tmmd-ke129-kodim-0102pidie-kebut-penggalian-septic-tank-mck-di-dayah-komplek-babul-ula-almunawarah</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;Pidie – Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie terus menggenjot pembangunan sarana sanitasi bagi masyarakat. Salah satu pekerjaan yang saat ini diprioritaskan adalah penggalian septic tank pada sasaran pembangunan MCK di Dayah Babul Ula Al&#45;Munawarah, Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Sabtu (25/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di tengah cuaca yang terik, personel Satgas tetap bekerja penuh semangat menyelesaikan tahapan awal pembangunan agar seluruh proses dapat berjalan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Koordinator Lapangan TMMD Ke&#45;129, Lettu Inf Samsul Bahri, menjelaskan bahwa penggalian septic tank merupakan bagian penting dalam pembangunan MCK karena menjadi sistem utama pembuangan limbah yang aman dan ramah lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Penggalian septic tank dilakukan sesuai standar konstruksi agar nantinya fasilitas MCK dapat berfungsi dengan baik, aman, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi para santri maupun masyarakat sekitar,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, percepatan pekerjaan dilakukan agar pembangunan MCK dapat segera memasuki tahapan berikutnya, sehingga fasilitas sanitasi tersebut dapat segera dimanfaatkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pimpinan Dayah Babul Ula Al&#45;Munawarah, Tgk Burhan, mengapresiasi dedikasi personel Satgas TMMD yang terus bekerja tanpa mengenal lelah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan keselamatan kepada seluruh personel Satgas TMMD sehingga pembangunan ini cepat selesai dan segera bisa dimanfaatkan oleh para santri serta masyarakat,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/61149347277-img-20260725-wa0015.jpg"/><pubDate>Sat, 25 Jul 2026 13:45:29 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3793/satgas-tmmd-ke129-kodim-0102pidie-kebut-penggalian-septic-tank-mck-di-dayah-komplek-babul-ula-almunawarah</guid></item><item><title>Rahmi Nurmaya Dewi, S.Pd., M.Pd. SMAN Bernas Binsus, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3792/rahmi-nurmaya-dewi-spd-mpd-sman-bernas-binsus-kabupaten-pelalawan-provinsi-riau</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;Kemajuan suatu bangsa tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi terutama oleh kualitas sumber daya manusianya. Dalam konteks Indonesia yang tengah mempersiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045, pendidikan menjadi fondasi strategis untuk membentuk warga negara yang berkarakter, kompeten, dan adaptif. Mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur harus dimulai dari ruang kelas yang memberikan kesempatan belajar setara kepada setiap peserta didik, tanpa memandang latar belakang, kemampuan, maupun kondisi psikologisnya. Realitas di sekolah menunjukkan bahwa peserta didik hadir dengan keberagaman karakteristik yang tidak selalu mudah diakomodasi melalui pendekatan seragam: sebagian mengalami hambatan belajar, sebagian memiliki potensi akademik tinggi, dan tidak sedikit yang membawa beban psikologis akibat perundungan, tekanan sosial, atau persoalan keluarga. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 70 Tahun 2009 mendefinisikan pendidikan inklusif sebagai sistem yang memberikan kesempatan belajar bersama bagi peserta didik dengan kelainan maupun potensi kecerdasan istimewa. Namun dalam praktik abad ke&#45;21, maknanya berkembang lebih luas: komitmen memastikan seluruh peserta didik memperoleh layanan pendidikan yang adil sesuai karakteristik dan kebutuhan masing&#45;masing, sejalan dengan Guidelines for Inclusion and Equity in Education UNESCO.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberagaman kebutuhan tersebut menghadirkan tantangan tersendiri bagi guru, yang semakin kompleks ketika mereka harus menghadapi kelas besar, waktu terbatas, dan beban administrasi yang terus bertambah. Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bersama Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat kasus kekerasan di satuan pendidikan meningkat dari 285 kasus pada 2023 menjadi 573 kasus pada 2024, dengan sekitar sepertiganya berkaitan langsung dengan perundungan. Fakta ini menunjukkan bahwa sekolah tidak hanya menghadapi tantangan akademik, tetapi juga persoalan kesejahteraan psikologis peserta didik yang memerlukan perhatian serius. Transformasi pendidikan karenanya tidak cukup hanya mengandalkan perubahan kurikulum atau sarana. Perkembangan Artificial Intelligence (AI) menghadirkan peluang baru, yaitu membantu guru melakukan asesmen diagnostik, menyusun pembelajaran adaptif, menganalisis perkembangan belajar, hingga memberikan peringatan dini atas potensi masalah akademik maupun sosial. Meski demikian, pemanfaatan AI tidak boleh dimaknai sebagai pengganti peran guru. OECD menegaskan bahwa teknologi digital memberikan dampak optimal apabila digunakan untuk mendukung keputusan pedagogis dan memperkuat interaksi guru dengan peserta didik. Keberhasilan transformasi pendidikan tetap bergantung pada kompetensi, empati, dan profesionalisme guru sebagai aktor utama.&lt;br&gt;Namun demikian, peran guru tidak berdiri sendiri, layanan peserta didik merupakan tanggung jawab bersama kepala sekolah, wali kelas, guru mata pelajaran, guru BK, serta orang tua. Wali kelas mengoordinasikan pembinaan dan menjadi penghubung dengan keluarga, sedangkan guru mata pelajaran berinteraksi langsung dengan peserta didik sehari&#45;hari sehingga sering menjadi pihak pertama yang mengenali perubahan perilaku, kesulitan belajar, atau penurunan kondisi emosional. Keberhasilan pendidikan inklusif dengan demikian ditentukan bukan oleh pembagian tugas administratif, melainkan oleh kolaborasi seluruh unsur sekolah dalam membangun ekosistem pembelajaran yang berpihak kepada setiap anak. Tulisan ini mengangkat pengalaman nyata penulis sebagai guru mata pelajaran dalam mendampingi peserta didik dengan kebutuhan belajar dan kondisi psikologis yang berbeda, kemudian menganalisisnya dalam perspektif transformasi pendidikan berbasis AI. Gagasan utamanya adalah teknologi bukan pengganti sentuhan kemanusiaan guru, melainkan mitra strategis untuk memperluas layanan pendidikan yang adil, adaptif, dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembahasan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peran guru mata pelajaran itu tergambar jelas dalam dua pengalaman berikut. Setiap anak datang ke kelas dengan pengalaman hidup, kemampuan, dan tantangan yang berbeda, sehingga pembelajaran yang berpihak kepada peserta didik tidak dapat diselenggarakan secara seragam. Keberhasilan belajar bukan hanya soal nilai akademik, tetapi juga rasa aman dan kesempatan berkembang sesuai potensi. Pengalaman pertama saya alami ketika mengajar seorang murid yang sejak kelas X tidak pernah sekalipun melepas masker di lingkungan sekolah. Awalnya saya mengira hal itu berkaitan dengan kesehatan, namun seiring waktu saya menyadari bahwa ia pernah mengalami perundungan sehingga kehilangan rasa percaya diri dan menutupi wajahnya sebagai bentuk perlindungan diri. Ia hampir tidak pernah berbicara, selalu menunduk ketika disapa, dan menghindari interaksi sosial. Kondisi ini menunjukkan bahwa hambatan&lt;br&gt;belajar tidak selalu bersumber dari aspek akademik, tetapi juga dari kondisi psikologis peserta didik.&lt;br&gt;Menyadari bahwa pendidikan adalah tanggung jawab moral seluruh pendidik, saya memilih tidak memaksanya berbicara atau melepas masker. Pendekatan dimulai dari hal sederhana berupa menyapanya secara konsisten, memberi apresiasi atas perkembangan kecil, membangun komunikasi hangat, serta menciptakan suasana kelas yang aman dan bebas ejekan, sambil berkoordinasi dengan wali kelas agar pendampingan berjalan berkelanjutan. Prosesnya membutuhkan waktu lebih dari satu tahun, hingga pada kelas XI ia untuk pertama kalinya berani melepas maskernya tanpa diminta dan mulai berinteraksi dengan teman&#45;temannya. Perubahan itu bukan hasil intervensi satu guru semata, melainkan buah dari lingkungan sekolah yang perlahan menghadirkan rasa aman dan penerimaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengalaman kedua saya temui pada peserta didik dengan kecepatan belajar yang relatif lebih lambat, yang hampir di setiap mata pelajaran memerlukan penjelasan berulang dan pendampingan lebih intensif. Dalam kelas berisi puluhan peserta didik, memberikan layanan individual secara optimal bukan perkara mudah. Saya berupaya menyederhanakan penjelasan, memakai contoh konkret, mendekati murid tersebut secara personal, dan memberi penguatan bertahap. Meski hasilnya belum selalu optimal, pengalaman ini mengajarkan bahwa pendidikan yang adil bukan berarti perlakuan yang sama bagi semua, melainkan dukungan sesuai kebutuhan masing&#45;masing agar setiap anak memiliki kesempatan setara untuk berkembang.&lt;br&gt;Kedua pengalaman ini menunjukkan bahwa tantangan terbesar pendidikan inklusif bukan terletak pada kurangnya kepedulian guru, melainkan pada keterbatasan waktu, besarnya jumlah murid, dan kompleksitas tugas profesional yang harus dijalankan bersamaan. Di sinilah transformasi pendidikan memerlukan pendekatan baru yang didukung sistem untuk memperkuat kapasitas guru memberikan layanan yang lebih personal, efektif, dan berkelanjutan, salah satunya melalui pemanfaatan Artificial Intelligence secara etis dan bertanggung jawab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pandangan ini sejalan dengan UNESCO melalui Guidance for Generative AI in Education and Research (2023), yang menegaskan bahwa AI berpotensi besar meningkatkan kualitas pembelajaran apabila digunakan secara etis dan tetap menempatkan guru sebagai pengambil keputusan utama. AI bukan pengganti guru, melainkan mitra profesional yang membantu menghadirkan pembelajaran yang lebih adaptif, personal, dan efektif untuk mengakomodasi keberagaman kebutuhan belajar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu bentuk implementasinya adalah asesmen diagnostik adaptif berupa sistem berbasis AI dapat menganalisis hasil belajar, mengidentifikasi kompetensi yang telah dikuasai maupun yang masih memerlukan penguatan, lalu merekomendasikan materi sesuai tingkat kemampuan masing&#45;masing murid. Bagi murid dengan kecepatan belajar lebih lambat, materi dapat disajikan kembali dalam bentuk video interaktif, simulasi, ilustrasi visual, latihan bertahap, maupun umpan balik otomatis, sehingga waktu guru dapat lebih difokuskan pada pendampingan, motivasi, dan pembentukan karakter yang tidak tergantikan oleh mesin. AI juga berpotensi memperkuat pembelajaran berdiferensiasi, salah satu pendekatan penting dalam Kurikulum Merdeka, dengan membantu guru menyusun variasi bahan ajar dan soal latihan sesuai kesiapan, minat, dan profil belajar murid, pekerjaan yang selama ini membutuhkan waktu sangat panjang jika dilakukan secara manual.&lt;br&gt;Selain memperkuat pembelajaran di kelas, AI juga membuka peluang di level koordinasi melalui sistem learning analytics yang mengintegrasikan data akademik, kehadiran, dan keterlibatan belajar ke dalam satu dashboard bagi wali kelas bukan untuk memberi label, melainkan bahan pertimbangan agar wali kelas, guru wali , guru BK, kepala sekolah, dan orang tua dapat segera berkoordinasi ketika ditemukan peserta didik yang memerlukan perhatian khusus. Potensi ini juga relevan bagi pencegahan perundungan, penurunan kehadiran, berkurangnya partisipasi belajar, atau perubahan pola interaksi sosial yang muncul sebelum kasus perundungan diketahui sekolah. Dengan sistem analitik yang dirancang secara etis dan menjaga perlindungan data pribadi, sekolah dapat membangun early warning system untuk mengidentifikasi peserta didik yang berpotensi mengalami masalah psikososial serta mempercepat hadirnya dukungan yang tepat bagi murid yang membutuhkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski menjanjikan, pemanfaatan AI dalam pendidikan tetap harus dilaksanakan secara bertanggung jawab. Seluruh proses pengumpulan dan analisis data peserta didik harus memperhatikan etika, perlindungan data pribadi, transparansi, dan penghormatan terhadap hak peserta didik. AI tidak boleh digunakan untuk memberi stigma, melakukan diskriminasi, atau menggantikan keputusan profesional guru, karena keputusan pendidikan tetap harus mempertimbangkan aspek pedagogis, psikologis, sosial, dan kemanusiaan yang hanya dapat dipahami melalui interaksi langsung antara guru dan peserta didik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Transformasi ini karenanya memerlukan perubahan cara pandang seluruh ekosistem sekolah, bukan sekadar penambahan alat baru. Kepala sekolah membangun budaya inklusif melalui kebijakan dan penguatan kapasitas pendidik, wali kelas mengoordinasikan layanan dan menjadi penghubung dengan keluarga, guru mata pelajaran menghadirkan pembelajaran adaptif, guru BK memberikan layanan profesional bagi peserta didik yang memerlukan perhatian khusus dan orang tua menjadi mitra utama menciptakan konsistensi lingkungan belajar antara rumah dan sekolah. Dalam ekosistem ini, AI tidak menggantikan peran manusia, tetapi memperkuat efektivitas kolaborasi dengan mengintegrasikan informasi yang sebelumnya tersebar menjadi data yang lebih komprehensif untuk pengambilan keputusan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ekosistem ini juga menuntut peningkatan literasi digital dan literasi AI bagi guru, mencakup pemahaman atas cara pakai, batasan, risiko, dan tanggung jawab moral penerapannya. Pemerintah memiliki peran penting memastikan transformasi ini berjalan merata melalui penyediaan infrastruktur digital, akses internet, pelatihan berkelanjutan bagi pendidik, pengembangan platform pembelajaran berbasis AI yang aman, serta regulasi etika penggunaan AI. Tanpa dukungan kebijakan yang kuat, kesenjangan akses teknologi justru dapat memperlebar ketimpangan kualitas pendidikan antardaerah.&lt;br&gt;Di balik seluruh dimensi teknis, kebijakan, dan tata kelola tersebut, terdapat satu tujuan yang lebih mendasar yaitu pemenuhan hak anak. Sejak Undang&#45;Undang Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak dan penetapan 23 Juli sebagai Hari Anak Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 44 Tahun 1984, negara menjamin setiap anak berhak tumbuh aman, dihargai, didengar suaranya, dan berkembang tanpa diskriminasi. Pendidikan inklusif, dengan atau tanpa dukungan AI, adalah wujud konkret jaminan tersebut di ruang kelas. Momentum ini kian relevan dengan peringatan Hari Anak Nasional ke&#45;42 tahun 2026 yang mengusung Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (Gernas #RANA) sekaligus meluncurkan Kampanye Bulan Bersama Lindungi Anak (BERLIAN), dengan lima pilar utama berupa edukasi publik, penguatan keluarga, satuan pendidikan yang aman, perlindungan anak di ruang digital, serta respons darurat dan pemulihan. Semangat BERLIAN menegaskan bahwa perlindungan anak adalah tanggung jawab kolektif keluarga, sekolah, dan negara,hal ini sejalan dengan prinsip kolaborasi ekosistem pendidikan inklusif.&lt;br&gt;Hal ini terlihat jelas pada dua pengalaman yang telah diuraikan yaitu peserta didik yang bertahun&#45;tahun menyembunyikan wajahnya karena trauma perundungan mencerminkan pilar satuan pendidikan yang aman. Hak anak bebas dari kekerasan baru terpenuhi ketika sekolah hadir sebagai ruang yang menerima, bukan menghakimi. Sementara potensi AI sebagai sistem peringatan dini terhadap gejala perundungan selaras dengan pilar penguatan respons darurat dan pemulihan, sekaligus pilar perlindungan anak di ruang digital yang menuntut pengelolaan data secara etis. Transformasi pendidikan inklusif berbasis AI bukan sekadar agenda pedagogis, melainkan kontribusi nyata satuan pendidikan menggerakkan semangat BERLIAN memastikan setiap anak tumbuh aman dan terpenuhi hak&#45;haknya, mulai dari ruang kelas tempat ia belajar sehari&#45;hari.&lt;br&gt;Semangat tersebut sesungguhnya telah dirintis di sekolah tempat saya mengajar melalui Program Ramah Anak. Program ini lahir dari inisiatif internal sekolah meski belum berstatus resmi Sekolah Ramah Anak dari pemerintah , namun telah menumbuhkan budaya menyapa, mendengarkan, dan menjaga kelas bebas dari ejekan, sebagaimana yang saya praktikkan pada peserta didik bermasker. Dari inisiatif semacam ini, sekolah lain dapat memulai dengan tiga langkah sederhana yaitu membangun budaya menyapa dan mendengarkan setiap peserta didik secara konsisten, mendorong kolaborasi rutin guru mata pelajaran, wali kelas, guru wali dan guru BK dalam berbagi observasi harian, serta memanfaatkan pencatatan digital sederhana sebagai langkah awal menuju sistem peringatan dini berbasis AI. Ketiganya tidak memerlukan biaya besar, hanya komitmen bersama seluruh warga sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedua pengalaman tersebut mengajarkan bahwa setiap anak berpotensi berkembang apabila memperoleh lingkungan belajar yang menerima dan mendukung kebutuhannya. Perubahan yang saya saksikan terjadi bukan karena teknologi canggih, melainkan karena kepedulian, kesabaran, dan kolaborasi antarguru , namun apabila kepedulian tersebut diperkuat dengan dukungan teknologi yang tepat, jangkauan layanan pendidikan dapat menjadi jauh lebih luas dan efektif. Transformasi pendidikan inklusif berbasis Artificial Intelligence pada akhirnya bukan sekadar agenda digitalisasi sekolah, melainkan strategi membangun sistem pendidikan yang lebih manusiawi. AI memberi kesempatan bagi guru untuk mengurangi beban administratif, mempercepat identifikasi kebutuhan peserta didik, dan memperkuat kolaborasi antarpendidik, sementara guru tetap menjadi sosok yang menghadirkan empati, keteladanan, dan sentuhan kemanusiaan yang tidak akan pernah tergantikan oleh teknologi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penutup&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur tidak dimulai dari teknologi paling canggih, melainkan dari keberanian menghadirkan pendidikan yang berpihak kepada setiap anak. Ketika ruang kelas mampu menerima keberagaman sebagai kekuatan, ketika guru,wali kelas, guru BK, guru wali, kepala sekolah, orang tua, dan teknologi bekerja dalam satu ekosistem yang saling melengkapi, serta ketika setiap murid memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh sesuai potensinya, maka sekolah telah menjadi tempat lahirnya generasi yang unggul dalam pengetahuan sekaligus berkarakter, berempati, dan berdaya saing global. Dari ruang kelas yang inklusif inilah cita&#45;cita Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur dibangun melalui pendidikan yang memerdekakan setiap anak, tanpa terkecuali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Daftar Pustaka&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kementerian Pendidikan Nasional. (2009). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 70 Tahun 2009 tentang Pendidikan Inklusif bagi Peserta Didik yang Memiliki Kelainan dan/atau Memiliki Potensi Kecerdasan dan/atau Bakat Istimewa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;UNESCO. (2017). A Guide for Ensuring Inclusion and Equity in Education. Paris: UNESCO Publishing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;UNESCO. (2023). Guidance for Generative AI in Education and Research. Paris: UNESCO Publishing.&lt;br&gt;OECD. (2021). OECD Digital Education Outlook 2021: Pushing the Frontiers with Artificial Intelligence, Blockchain and Robots. Paris: OECD Publishing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) &amp;amp; Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI). (2024). Laporan Pemantauan Kekerasan di Satuan Pendidikan Tahun 2023–2024.&lt;br&gt;Republik Indonesia. (1979).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Undang&#45;Undang Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak.&lt;br&gt;Republik Indonesia. (1984). Keputusan Presiden Nomor 44 Tahun 1984 tentang Hari Anak Nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). (2026). Pedoman Peringatan Hari Anak Nasional 2026 dan Kampanye Bulan Bersama Lindungi Anak (BERLIAN).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/78495362164-img-20260724-wa0100.jpg"/><pubDate>Fri, 24 Jul 2026 21:47:26 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3792/rahmi-nurmaya-dewi-spd-mpd-sman-bernas-binsus-kabupaten-pelalawan-provinsi-riau</guid></item><item><title>Satgas TMMD Ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie Kebut Pembangunan MCK, Tingkatkan Sanitasi dan Kesehatan Warga</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3791/satgas-tmmd-ke129-kodim-0102pidie-kebut-pembangunan-mck-tingkatkan-sanitasi-dan-kesehatan-warga</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;Pidie – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie terus menggenjot pembangunan sarana Mandi, Cuci, Kakus (MCK) sebagai salah satu sasaran fisik TMMD di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Jumat (24/07/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Koordinator Lapangan TMMD Ke&#45;129, Lettu Inf Samsul Bahri, mengatakan pembangunan MCK merupakan salah satu program prioritas yang bertujuan meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan dan derajat kesehatan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pembangunan MCK ini diharapkan dapat memberikan akses sanitasi yang layak bagi masyarakat, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman serta mengurangi risiko penyebaran berbagai penyakit,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, hingga saat ini pengerjaan MCK terus berjalan dengan melibatkan personel Satgas TMMD bersama warga melalui semangat gotong royong. Tahapan pekerjaan meliputi pengumpulan material bangunan seperti bata, pasir, batu, kayu, dan semen, serta penggalian tanah untuk pembuatan septic tank sebagai bagian dari sistem sanitasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan menjadi bukti kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kebersamaan tersebut, diharapkan seluruh sasaran fisik TMMD, termasuk pembangunan MCK, dapat diselesaikan tepat waktu dengan hasil yang berkualitas dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Lhok Panah.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/11932719557-polish_20260724_162834692.jpg"/><pubDate>Fri, 24 Jul 2026 16:29:52 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3791/satgas-tmmd-ke129-kodim-0102pidie-kebut-pembangunan-mck-tingkatkan-sanitasi-dan-kesehatan-warga</guid></item><item><title>Hari Ke&#45;9 TMMD Ke&#45;129, Pengerasan Jalan Pertanian Kodim 0102/Pidie Capai 60 Persen</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3790/hari-ke9-tmmd-ke129-pengerasan-jalan-pertanian-kodim-0102pidie-capai-60-persen</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;Pidie – Pembangunan sasaran fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie terus menunjukkan progres yang signifikan. Memasuki hari ke&#45;9 pelaksanaan TMMD, pengerasan dan pelebaran jalan pertanian sepanjang 2.200 meter di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, telah mencapai 60 persen, Jumat (24/07/2026).&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://matariaunews.com/gambar/images/6a632e372c960.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Capaian tersebut merupakan hasil kerja keras personel Satgas TMMD bersama dukungan alat berat yang terus dioperasikan secara maksimal guna mempercepat penyelesaian pekerjaan di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Koordinator Lapangan TMMD Ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie, Lettu Inf Samsul Bahri, mengatakan seluruh personel Satgas tetap fokus menggenjot progres pembangunan agar sasaran fisik dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami terus mengoptimalkan pengerjaan dengan memaksimalkan kemampuan personel serta pengoperasian alat berat di lokasi. Dengan sinergi yang baik dan kondisi cuaca yang mendukung, kami optimistis target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembangunan jalan pertanian tersebut merupakan salah satu sasaran prioritas TMMD Ke&#45;129 yang bertujuan membuka akses transportasi masyarakat menuju lahan pertanian. Kehadiran jalan yang lebih baik diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, menekan biaya angkut hasil panen, serta mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui Program TMMD, TNI AD tidak hanya membangun infrastruktur di wilayah pedesaan, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai implementasi nyata pengabdian dalam membantu percepatan pembangunan di daerah demi terwujudnya pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/88933873071-img-20260724-wa0061.jpg"/><pubDate>Fri, 24 Jul 2026 16:20:19 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3790/hari-ke9-tmmd-ke129-pengerasan-jalan-pertanian-kodim-0102pidie-capai-60-persen</guid></item><item><title>Dandim 0102/Pidie Bersama Forkopimda Resmikan Jembatan Perintis Garuda, Wujud Nyata Negara Hadir Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3789/dandim-0102pidie-bersama-forkopimda-resmikan-jembatan-perintis-garuda-wujud-nyata-negara-hadir-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;Pidie – Komandan Kodim (Dandim) 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Drs. Samsul Azhar dan Ketua DPRK Pidie Anwar Sastra Putra, S.H., meresmikan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Gampong Ulee Tutue dengan Gampong Pante Beureueh, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Jumat (24/07/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peresmian diawali dengan prosesi peusijuek (tepung tawar) yang dipimpin Abi Sulaiman sebagai ungkapan rasa syukur atas rampungnya pembangunan jembatan, kemudian dilanjutkan dengan pengguntingan pita dan peninjauan langsung jembatan oleh unsur Forkopimda serta para tamu undangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menegaskan bahwa Jembatan Perintis Garuda merupakan Program Bantuan Presiden Republik Indonesia yang pelaksanaannya dipercayakan kepada TNI melalui Kementerian Pertahanan sebagai bentuk percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah yang membutuhkan akses transportasi yang lebih baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jembatan ini bukan sekadar penghubung dua gampong, tetapi menjadi simbol hadirnya negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat. TNI mendapat amanah untuk mengerjakan dan mengawasi pembangunan agar terlaksana secara efektif, efisien, transparan, dan memberikan manfaat sebesar&#45;besarnya bagi rakyat,&quot; tegas Dandim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut akan membuka akses yang sebelumnya terbatas sehingga mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, mempermudah akses pendidikan, layanan kesehatan, aktivitas keagamaan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Mutiara Timur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Semoga jembatan ini menjadi penggerak pembangunan wilayah dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Inilah bukti nyata sinergi pemerintah bersama TNI dalam menghadirkan pembangunan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh rakyat,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie, Drs. Samsul Azhar, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Kementerian Pertahanan, TNI, serta seluruh pihak yang telah mendukung hingga pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat diselesaikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai jembatan tersebut memiliki nilai strategis dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dengan adanya jembatan ini, mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah. Petani dapat mengangkut hasil panen dengan lebih cepat, anak&#45;anak memperoleh akses pendidikan yang lebih aman, masyarakat lebih mudah menuju fasilitas kesehatan maupun tempat ibadah, sehingga aktivitas sosial dan ekonomi akan semakin berkembang,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekda juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan sebagai aset bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jembatan ini adalah milik kita bersama. Mari kita rawat dan pelihara sehingga dapat terus dimanfaatkan oleh generasi sekarang maupun yang akan datang,&quot; pesannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai peresmian, Dandim 0102/Pidie bersama unsur Forkopimda dan para pejabat terkait meninjau langsung kondisi Jembatan Perintis Garuda yang kini menjadi akses vital penghubung Gampong Ulee Tutue dan Gampong Pante Beureueh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari Program Bantuan Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Pertahanan yang pelaksanaannya melibatkan TNI. Program ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur, memperkuat konektivitas wilayah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pidie dan sekitarnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/18047673277-img-20260724-wa0043.jpg"/><pubDate>Fri, 24 Jul 2026 16:13:30 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3789/dandim-0102pidie-bersama-forkopimda-resmikan-jembatan-perintis-garuda-wujud-nyata-negara-hadir-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat</guid></item><item><title>Alat Berat Terus Beroperasi, Satgas TMMD Ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie Kebut Pengerasan dan Pelebaran Jalan Pertanian</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3788/alat-berat-terus-beroperasi-satgas-tmmd-ke129-kodim-0102pidie-kebut-pengerasan-dan-pelebaran-jalan-pertanian</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;Pidie – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie terus menggenjot pengerjaan sasaran fisik berupa pelebaran dan pengerasan jalan pertanian di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Jumat (24/07/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengerjaan jalan pertanian sepanjang 2.200 meter tersebut terus dipacu dengan mengerahkan alat berat guna mempercepat progres pekerjaan. Kehadiran alat berat diharapkan mampu mengoptimalkan proses pemerataan, pemadatan, serta pelebaran badan jalan agar selesai sesuai target yang telah ditetapkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komandan Kodim 0102/Pidie selaku Dansatgas TMMD Ke&#45;129, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menegaskan bahwa seluruh personel Satgas bersama alat berat terus bekerja maksimal untuk mempercepat penyelesaian sasaran fisik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pengerjaan jalan pertanian ini terus kami kebut dengan mengerahkan alat berat agar progresnya semakin cepat. Harapannya, pekerjaan dapat selesai tepat waktu sehingga jalan ini segera dimanfaatkan masyarakat, khususnya para petani, untuk memperlancar mobilitas dan mengangkut hasil pertanian,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, pembangunan jalan tersebut merupakan salah satu wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Dengan akses jalan yang lebih baik, diharapkan biaya dan waktu tempuh petani menuju lahan maupun saat membawa hasil panen menjadi lebih efisien, sehingga mampu mendorong peningkatan perekonomian masyarakat setempat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/8476043653-polish_20260724_160728870.jpg"/><pubDate>Fri, 24 Jul 2026 16:09:11 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3788/alat-berat-terus-beroperasi-satgas-tmmd-ke129-kodim-0102pidie-kebut-pengerasan-dan-pelebaran-jalan-pertanian</guid></item><item><title>Sinergi PT NWR, Kepolisian, dan Masyarakat Langgam dalam Penanggulangan Karhutla dan Edukasi Satwa Liar</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3787/sinergi-pt-nwr-kepolisian-dan-masyarakat-langgam-dalam-penanggulangan-karhutla-dan-edukasi-satwa-liar</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;PELALAWAN – Upaya bersama dalam menekan angka kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta perlindungan satwa liar terus digalakkan di wilayah Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Langkah nyata ini diwujudkan melalui aksi kolaborasi yang digelar oleh manajemen PT NWR dan PT NSR bersama Kepolisian Resor (Polres) Pelalawan, Pemerintah Kecamatan Langgam, Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Segati dan Desa Pangkalan Gondai, serta siswa&#45;siswi SMAN 1 Langgam pada Jumat (24/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Sinergi multipihak ini bertujuan untuk memperkuat sistem pencegahan dini karhutla, mempercepat respons pemadaman, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat dan pelajar mengenai pentingnya perlindungan satwa terancam punah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Camat Langgam, Maskandar, S.Pt., menyampaikan apresiasinya kepada perusahaan pemanfaatan hutan maupun perkebunan yang menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Ia menegaskan bahwa penanganan karhutla merupakan tugas bersama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?&quot;Jika sudah terjadi kebakaran, dampaknya dirasakan oleh semua pihak. Mulai dari aktivitas sekolah yang terpaksa diliburkan hingga kegiatan ekonomi masyarakat yang terganggu. Inilah yang harus kita cegah bersama,&quot; ujar Maskandar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Perwakilan Manajemen PT NWR, Cahyo S., menegaskan bahwa komitmen perusahaan tidak hanya berfokus pada operasional bisnis, tetapi juga pada kelestarian hutan dan perlindungan satwa. Menurutnya, penanganan karhutla dan perlindungan fauna dilindungi membutuhkan komitmen terintegrasi dari hulu ke hilir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Penanggung Jawab Karhutla PT NWR, Hendra Setiabudi, menambahkan bahwa periode Juli hingga Oktober mendatang cenderung memasuki cuaca kering (potensi fenomena Super El Niño) yang meningkatkan kerawanan karhutla. Oleh karena itu, peran aktif Masyarakat Peduli Api (MPA) di desa&#45;desa binaan sangat krusial untuk deteksi dini potensi titik api.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?&quot;Kolaborasi semua pihak mulai dari masyarakat yang tergabung dalam MPA hingga unsur TNI dan Polri sangat penting untuk mencegah timbulnya titik api,&quot; jelas Hendra.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Hendra juga memastikan bahwa perusahaan telah menyiagakan sarana dan prasarana penanggulangan karhutla secara memadai. Hal ini mencakup personel terlatih, peralatan pemadam lengkap, kendaraan operasional, embung air, hingga menara pemantau yang dilengkapi CCTV modern untuk mendeteksi asap secara real&#45;time.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Dari sisi penegakan hukum, Kapolres Pelalawan melalui Kanit Tipidter Satreskrim Polres Pelalawan, Iptu Asbon Mairizal, S.Psi., M.H., menyampaikan bahwa sosialisasi di Kecamatan Langgam merupakan langkah preventif dan edukatif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?&quot;Kecamatan Langgam, khususnya Desa Segati dan Pangkalan Gondai, merupakan rute perlintasan alami Gajah Sumatra. Satwa ini memiliki sifat alami yang tidak pernah mengubah rute perlintasannya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memberikan edukasi mengenai larangan perburuan satwa yang dilindungi,&quot; tegas Iptu Asbon.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Ia juga menambahkan bahwa Polres Pelalawan terus berkomitmen melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap berbagai tindak kejahatan lingkungan di wilayah hukumnya, seperti perburuan liar Gajah Sumatra yang sempat diungkap di Kecamatan Ukui, pembalakan liar (illegal logging), serta memetakan potensi penambangan ilegal (illegal mining).***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/1365641626-img-20260724-wa0034.jpg"/><pubDate>Fri, 24 Jul 2026 15:31:49 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3787/sinergi-pt-nwr-kepolisian-dan-masyarakat-langgam-dalam-penanggulangan-karhutla-dan-edukasi-satwa-liar</guid></item><item><title>Turnamen Minisoccer Antar&#45;RW se&#45;Beringin Indah Semarakkan HUT ke&#45;81 Kemerdekaan RI</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3786/turnamen-minisoccer-antarrw-seberingin-indah-semarakkan-hut-ke81-kemerdekaan-ri</link><description>&lt;p&gt;PELALAWAN – Turnamen Minisoccer Antar&#45;RW se&#45;Desa Beringin Indah dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia resmi bergulir di Lapangan Sepak Bola Desa Beringin Indah, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Kamis (23/7/2026). Turnamen yang diikuti seluruh RW ini menjadi ajang mempererat persatuan, kebersamaan, dan sportivitas masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Jhon Rivana, selaku Ketua Panitia Perlombaan HUT ke&#45;81 RI Tahun 2026. Desa Beringin Indah, mengatakan panitia menggelar turnamen minisoccer antar&#45;RW, pertandingan sepak bola anak&#45;anak, setelah itu di lanjutkan sepak bola bapak&#45;bapak menggunakan sarung sebagai rangkaian peringatan HUT ke&#45;81 Kemerdekaan RI. Menurutnya, seluruh kegiatan bertujuan memperkuat silaturahmi dan semangat gotong royong warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Richo Frima Dolar, Koordinator Turnamen Minisoccer, menegaskan turnamen ini bukan sekadar ajang memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat. &quot;Kami berharap seluruh pertandingan berlangsung aman, tertib, lancar, dan menjunjung tinggi sportivitas hingga babak final,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Muh. Sapari, kepala desa Beringin Indah, mengapresiasi panitia, peserta, dan masyarakat yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Ia berharap turnamen ini terus menjadi sarana pembinaan olahraga, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan masyarakat Desa Beringin Indah dalam menyambut HUT ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/85522782205-img-20260723-wa0065.jpg"/><pubDate>Thu, 23 Jul 2026 23:17:02 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3786/turnamen-minisoccer-antarrw-seberingin-indah-semarakkan-hut-ke81-kemerdekaan-ri</guid></item><item><title>FOWLER PELALAWAN:Demi Keselamatan Bersama,Bahu Jalan Dan Gorong&#45;gorong Perlu Di Perbaiki</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3785/fowler-pelalawandemi-keselamatan-bersamabahu-jalan-dan-goronggorong-perlu-di-perbaiki</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;PELALAWAN – Ketua Fowler Kabupaten Pelalawan, Tami Winata, menyampaikan kepedulian mendalam terhadap kondisi bahu jalan dan gorong&#45;gorong di ruas poros RT 01/RW 01, Dusun I, Desa Beringin Indah, Kecamatan Pangkalan Kuras. Sorotan ini disampaikan sebagai pengingat pentingnya pemeliharaan dini demi menjaga keamanan dan kelancaran akses warga.Kamis(23&#45;Juli&#45;2026).&lt;br&gt;&lt;br&gt;Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, terlihat jelas adanya pengikisan tanah pada dinding penahan bahu jalan tepat di sisi gorong&#45;gorong. Meskipun badan jalan beraspal masih layak dilalui, namun jika bagian penyangga ini dibiarkan, dikhawatirkan akan meluas dan membahayakan struktur jalan secara keseluruhan di masa mendatang. Gorong&#45;gorong itu sendiri juga dinilai perlu pemeriksaan berkala agar aliran air tidak terhambat.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Jalan ini merupakan urat nadi penghubung Desa Beringin Indah dan Desa Sialang Indah, yang setiap hari dilalui warga untuk keperluan sekolah, kesehatan, hingga mengangkut hasil perkebunan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Sorotan ini sama sekali bukan untuk mencari kesalahan atau menyalahkan pihak mana pun. Kami hanya ingin mengajak semua pihak sadar: mencegah lebih baik daripada memperbaiki. Penanganan kecil sejak dini akan menghemat biaya dan tenaga di kemudian hari,” ujar Tami Winata.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Fowler mengajak masyarakat turut menjaga saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan. Di saat yang sama, pihaknya berharap pemerintah desa dan instansi terkait dapat segera meninjau dan melakukan pemeliharaan sesuai kebutuhan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Infrastruktur ini milik kita bersama. Sinergi antara pemerintah dan warga adalah kunci agar jalan ini tetap aman, awet, dan terus membawa manfaat bagi kemajuan desa kita,” tutup Tami.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/8287495701-polish_20260723_103907053.jpg"/><pubDate>Thu, 23 Jul 2026 10:50:29 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3785/fowler-pelalawandemi-keselamatan-bersamabahu-jalan-dan-goronggorong-perlu-di-perbaiki</guid></item><item><title>Kerusakan Gorong&#45;gorong Jalan, Fowler Cemaskan Keselamatan Warga</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3784/kerusakan-goronggorong-jalan-fowler-cemaskan-keselamatan-warga</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;PELALAWAN – Hasil pemantauan tim Fowler Pelalawan pada hari Minggu kemarin,Tim mendapati kondisi dua unit gorong&#45;gorong pada ruas jalan penghubung Desa Harapan Jaya dan Desa Sialang Indah, Kecamatan Pangkalan Kuras, mengalami pergeseran dan jatuh ke aliran air. Kondisi ini mengurangi fungsi penyangga badan jalan dan menimbulkan kekhawatiran bersama atas keselamatan pengguna jalan, Senin (20/Juli/2026)&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ruas jalan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan aktivitas warga kedua desa, baik untuk keperluan sehari&#45;hari, pemasaran hasil bumi, maupun pelayanan umum. Para pengguna jalan mengaku kini harus lebih berhati&#45;hati saat melintas, terutama saat kondisi hujan dan arus air cukup deras.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menyikapi hal tersebut, Fowler Pelalawan menyampaikan harapan agar instansi berwenang dapat segera melakukan peninjauan lapangan guna mengetahui kondisi sebenarnya serta menentukan langkah penanganan yang paling tepat dan cepat.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain perbaikan struktur gorong&#45;gorong dan badan jalan, masyarakat juga memandang perlu adanya pemasangan rambu peringatan atau pengaman sementara, guna memberikan peringatan dini bagi siapa saja yang melintas sebelum penanganan menyeluruh dilaksanakan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kami menyampaikan informasi ini semata&#45;mata demi kepentingan bersama dan keselamatan semua pihak. Jalan adalah fasilitas umum yang kita gunakan bersama, sehingga perawatan dan pemeliharaannya juga menjadi perhatian kita semua. Kami yakin pihak berwenang akan segera merespons dan menindaklanjuti hal ini dengan sebaik&#45;baiknya,” ujar Tami Winata, Ketua Fowler Pelalawan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Fowler Pelalawan menyatakan kesiapannya untuk membantu &amp;nbsp;Memberikan Edukasi kepada masyarakat serta memberikan data pendukung yang ada di lapangan , Fowler juga akan memantau perkembangan dalam penanganan jalan tersebut agar dapat memberikan kenyamanan dan bermanfaat sepenuhnya bagi masyarakat.&amp;gt;&amp;lt;&amp;gt;&amp;lt;&amp;gt;&amp;lt;&amp;gt;&amp;lt;&amp;gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/11415536861-polish_20260720_150253234.jpg"/><pubDate>Mon, 20 Jul 2026 15:14:53 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3784/kerusakan-goronggorong-jalan-fowler-cemaskan-keselamatan-warga</guid></item><item><title>PKSPI dan Kementan Bersinergi Menghadirkan Tata Kelola Sawit yang Produktif.</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3783/pkspi-dan-kementan-bersinergi-menghadirkan-tata-kelola-sawit-yang-produktif</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;Ketua Umum Petani Kelapa Sawit Produktif Indonesia (PKSPI) H. Nasarudin, S.H. M.H bersama beberapa koordinator wilayah provinsi menyembangi Kantor Kementerian Pertanian Republik Indonesia pada 17 Juli 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedatangan PKSPI diterima oleh Bapak Dr. Lim Mucharam, S.P., M.P di ruang rapat Ditjendbun Kementan RI. Pertemuan ini merupakan tindaklanjut dari pertemuan Ketua Umum PKSPI bersama Menteri Pertanian RI, Bapak Amran Sulaiman beberapa minggu lalu. PKSPI menyampaikan kepada Pak Menteri atas beberapa tawaran dan solusi dalam rangka membantu pemerintah untuk melakukan pembinaan kepada petani kelapa sawit khususnya bagi petani swadaya. Agar hasil kelapa sawit lebih produktif dan dapat berdampak signifikan bagi kesejahteraan petani serta mampu memberikan sumbangsih bagi pertumbuhan ekonomi nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pertemuan hangat itu PKSPI memaparkan beberapa hasil temuan yang sekaligus disertai tawaran solusi bagi pemangku kebijakan. Pemaparan diwakilkan oleh Prof. Dr. ING, Eko Supriyanto, P. H. Eng. Tentang beberapa konsep tata kelola kelapa sawit serta komparasi tata kelola kelapa sawit di berbagai negara agar dijadikan referensi. Kemudian, dipanjutkan oleh paparan dari ketua perwakilan PKSPI Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Jambi untuk menggambarkan kondisi lapangan dan menyampaikan perasaan petani sawit. Sebab, mereka adalah bagian dari pelaku usaha yang selama ini bersentuhan langsung dengan para petani.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun ringkasan pertemuan tersebut lebih fokus pada beberapa hal yang subtantif, diantaranya adalah:&lt;br&gt;1. Menentukan harga TBS secara nasional&lt;br&gt;2. Mendorong legalitas lahan petani sawit masuk dalam kawasan hutan&lt;br&gt;3. Membentuk Ispo kelompok tani swadaya&lt;br&gt;4. Peremajaan dana replanting birokrasi sederhana&lt;br&gt;5. Portal database petani sawit se Indonesia&lt;br&gt;6. Bunga rendah pinjaman bank bagi petani dawit sebesar 3%&lt;br&gt;7. Ekspor CPO dari hasil petani swadaya yang tergabung penjualan TBS melalui pabrik sawit tanpa kebun. Dengan meminta DO CPO khusus melalui PKSPI ke PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).&lt;br&gt;8. Mendorong presiden membuat kebijakan terkait hulu dan hilirisasi sawit dalam satu pintu di bawah Kementan&lt;br&gt;9. Mendukung Pak Presiden melalui Kementan untuk meningkatkan produksi sawit nasional agar memenuhi kebutuhan B50 dan peningkatan nilai tambah petani&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain 9 point penting di atas, Nasarudin juga mendukung Kementan untuk membuat regulasi khusus kemitraan perusahaan dengan petani sekitar perusahaan agar meningkatkan kesejahteraan petani dan mendorong 0% kemiskinan ekstrem di setiap wilayah konsensi perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perhatian khusus ini ditegaskan Nasarudin sebagai bentuk tanggung jawab moril PKSPI yang berpihak kepada kesejahteraan petani swadaya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PKSPI berharap hasil pertemuan ini dapat ditindaklanjuti demi dan untuk seluruh petani sawit Indonesia mendapatkan nilai tambah.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/17867905699-img-20260718-wa0013.jpg"/><pubDate>Sat, 18 Jul 2026 13:10:47 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3783/pkspi-dan-kementan-bersinergi-menghadirkan-tata-kelola-sawit-yang-produktif</guid></item><item><title>PT Selaras Abadi Utama Salurkan Bantuan Lintas Sektor untuk Masyarakat di Kecamatan Pelalawan.</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3782/pt-selaras-abadi-utama-salurkan-bantuan-lintas-sektor-untuk-masyarakat-di-kecamatan-pelalawan</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;PELALAWAN – Komitmen perusahaan melalui program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional kembali dijalankan PT Selaras Abadi Utama (SAU).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui program Community Development (CD), perusahaan menyalurkan serangkaian bantuan yang mencakup sektor pertanian, pendidikan, hingga pemberdayaan nelayan tradisional di wilayah Kecamatan Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Langkah ini dirancang untuk mendorong kemandirian ekonomi sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Realisasi program pemberdayaan ini menyasar tiga sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di Kelurahan Pelalawan, manajemen perusahaan menyalurkan bantuan alat pendukung pertanian dalam bentuk mesin semprot dan obat pembasmi gulma. Bantuan ini diserahkan langsung kepada kelompok tani Pelalawan Jaya guna mengoptimalkan produksi pertanian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, guna mendukung kelayakan fasilitas belajar, Manajemen PT SAU juga menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah berupa almari untuk salah satu sekolah dasar di Desa Kuala Tolam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masih di desa ini, bantuan juga diberikan guna meningkatkan hasil tangkapan ikan untuk kelompok Tanjung Bau&#45;Bau dalam bentuk perlengkapan jaring dan pancing nelayan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bantuan yang sama juga diberikan, untuk kelompok nelayan usaha bersama Teluk Kiambang, Desa Ransang bantuan untuk nelayan ini sangat diperlukan mengingat letak geografis yang dekat dengan aliran sungai, para nelayan tradisional mendapatkan bantuan alat tangkap ramah lingkungan serta jaring baru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Staf Community Development PT Selaras Abadi Utama, Maryadi, Kamis (16/7). mengatakan bahwa seluruh program pemberdayaan masyarakat disalurkan setelah melalui proses identifikasi agar tepat sasaran dan sesuai dengan potensi utama masing&#45;masing desa binaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami ingin memastikan bantuan program pemberdayaan masyarakat dari PT SAU bermanfaat dan memberikan dampak positif dan berkesinambungan. Bantuan pertanian, pendidikan, serta alat tangkap untuk nelayan ini diharapkan mampu menjadi pemantik kemandirian ekonomi bagi masyarakat di Kecamatan Pelalawan,&quot; ujar Maryadi saat mendampingi penyerahan bantuan secara simbolis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bantuan di sektor pertanian mendapat apresiasi dari para pelaku usaha tani lokal. Pengurus Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Pelalawan Jaya, Sarjuk, menyebutkan bahwa bantuan perlengkapan pertanian dari perusahaan sangat dibutuhkan untuk mendongkrak hasil pertanian padi kelompoknya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/70940424302-img-20260717-wa0066.jpg"/><pubDate>Fri, 17 Jul 2026 20:07:30 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3782/pt-selaras-abadi-utama-salurkan-bantuan-lintas-sektor-untuk-masyarakat-di-kecamatan-pelalawan</guid></item><item><title>Surat Audiensi Tak Digubris, Forum RT/RW Pangkalan Kerinci Ancam Tempuh Aksi Damai</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3781/surat-audiensi-tak-digubris-forum-rtrw-pangkalan-kerinci-ancam-tempuh-aksi-damai</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;Pangkalan Kerinci – Forum RT, RW dan Kepala Lingkungan (Kaling) Kecamatan Pangkalan Kerinci menggelar rapat bersama perwakilan RT dan RW dari sejumlah kelurahan di Pangkalan Kerinci, Kamis (16/7/2026). Dalam rapat tersebut, forum menyampaikan kekecewaan karena surat permohonan audiensi yang telah dikirimkan kepada Bank Riau Kepri (BRK) Syariah Cabang Pangkalan Kerinci pada 15 Juli 2026 hingga kini belum mendapat tanggapan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Surat audiensi tersebut bertujuan membangun komunikasi yang lebih baik antara Forum RT/RW dan BRK Syariah Pangkalan Kerinci, sekaligus membahas peluang kerja sama dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, dukungan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan, serta pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Forum RT, RW dan Kaling Kecamatan Pangkalan Kerinci, Erik Suhenra, S.I.Kom, mengatakan pihaknya menyayangkan belum adanya respons dari manajemen BRK Syariah, padahal tujuan audiensi dinilai positif dan untuk kepentingan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami bermaksud mengajukan audiensi guna membahas hubungan yang lebih baik antara kedua belah pihak ke depan. Selain itu, kami juga ingin mempertanyakan sejauh mana program CSR BRK Syariah Pangkalan Kerinci telah dirasakan masyarakat Kecamatan Pangkalan Kerinci,&quot; ujar Erik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Erik yang juga Ketua JMSI Kabupaten Pelalawan berharap melalui audiensi tersebut dapat terjalin komunikasi yang konstruktif dan kolaborasi berkelanjutan dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di ibu kota Kabupaten Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami berharap BRK Syariah dapat membuka ruang dialog sehingga berbagai aspirasi masyarakat dapat disampaikan secara langsung dan dicarikan solusi bersama,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kekecewaan juga disampaikan Ketua Forum RT/RW Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur, Sahuli. Menurutnya, sikap tidak memberikan respons terhadap surat audiensi menunjukkan kurangnya itikad baik dari pihak BRK Syariah Pangkalan Kerinci.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dalam rapat tadi muncul usulan agar Forum mengirimkan surat pemberitahuan aksi apabila permohonan audiensi tetap tidak direspons. Kami ingin persoalan ini juga diketahui oleh Direksi BRK Syariah di pusat agar mengetahui kondisi yang terjadi di Cabang Pangkalan Kerinci,&quot; tegas Sahuli.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Senada dengan itu, Ketua Forum RT/RW Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota, Agustiar, menilai kontribusi CSR BRK Syariah selama ini perlu menjadi perhatian serius. Menurutnya, masyarakat belum merasakan manfaat nyata dari program CSR, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang sedang sulit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini, sudah seharusnya ada perhatian melalui program CSR. Jika upaya persuasif melalui surat audiensi tidak juga direspons, maka forum meminta dilakukan rapat lanjutan untuk menentukan langkah berikutnya, termasuk menyampaikan surat pemberitahuan rencana unjuk rasa,&quot; ujar pria yang akrab disapa Cikmat itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Forum RT, RW dan Kaling Kecamatan Pangkalan Kerinci berharap pihak BRK Syariah Cabang Pangkalan Kerinci segera memberikan tanggapan atas permohonan audiensi tersebut sehingga komunikasi dapat terjalin dengan baik dan penyelesaian dapat dilakukan melalui dialog demi kepentingan masyarakat.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/41281946061-img-20260716-wa0050.jpg"/><pubDate>Thu, 16 Jul 2026 22:23:57 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3781/surat-audiensi-tak-digubris-forum-rtrw-pangkalan-kerinci-ancam-tempuh-aksi-damai</guid></item><item><title>Bupati Zukri Pimpin Rapat Dukungan Penanganan Jalan Lintas Bono Ruas Sebekek–Segamai</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3780/bupati-zukri-pimpin-rapat-dukungan-penanganan-jalan-lintas-bono-ruas-sebekek–segamai</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;Bupati Pelalawan H. Zukri, SM., MM memimpin rapat dukungan penanganan Jalan Lintas Bono ruas Sebekek–Desa Segamai di Ruang Rapat Kantor Bupati Pelalawan, Rabu (15/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rapat ini juga dihadiri oleh Sekda Kabupaten Pelalawan Tengku Zulfan dan dihadiri Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah I Dinas PUPR Propinsi Riau Khairil Anwar, Plt Kepala Bappeda Pelalawan T Muhammad Syukran SSos ME, Kepala Dinas PUPR Pelalawan Irham Nisbar MT, Kepala Diskominfo Pelalawan Faisal SSTP, Camat Teluk Meranti Raja Eka Putra SSos, Kades Segamai serta perwakilan perusahaan yang beroperasi di wilayah setempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam arahannya, Bupati Zukri menegaskan bahwa rapat tersebut digelar sebagai upaya bersama untuk membantu masyarakat yang selama ini terdampak akibat rusaknya akses jalan di kawasan tersebut. Bupati menyampaikan meski ruas Jalan Lintas Bono merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah Kabupaten Pelalawan merasa perlu mengambil peran dalam mencarikan solusi karena jalan tersebut berada di wilayah Pelalawan dan digunakan oleh masyarakat setempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Tujuan rapat ini bukan untuk kepentingan saya pribadi. Yang saya harapkan adalah kita semua bisa sama&#45;sama membantu masyarakat. Memang jalan ini merupakan kewenangan pemerintah provinsi, bukan pemerintah kabupaten. Namun karena berada di wilayah Kabupaten Pelalawan dan yang terdampak adalah masyarakat Pelalawan, saya merasa punya tanggung jawab untuk ikut mencari solusinya.” ujar Bupati.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati juga mengajak perusahaan&#45;perusahaan yang beroperasi di sekitar lokasi untuk turut berpartisipasi dalam penanganan jalan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Menurutnya, yang dibutuhkan saat ini adalah komitmen bersama untuk membantu, sedangkan bentuk dan besaran kontribusi dapat dibahas lebih lanjut setelah adanya kesediaan dari seluruh pihak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Bupati mengingatkan bahwa masyarakat telah cukup lama menghadapi kesulitan akibat kondisi jalan yang rusak. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dinilai penting agar penanganan jalan dapat segera direalisasikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Dinas PUPR memaparkan rencana teknis penanganan jalan yang akan dilakukan secara bertahap. Tahap awal dimulai dengan pembangunan tanggul, dilanjutkan penggalian di sisi jalan sekitar 50 sentimeter, pemasangan geotekstil, serta penimbunan menggunakan pasir urug.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PUPR menjelaskan bahwa panjang ruas jalan yang akan ditangani sekitar 2,2 kilometer. Apabila seluruh material dan peralatan telah tersedia, pekerjaan pembangunan tanggul diperkirakan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar dua minggu sebelum dilanjutkan dengan pemasangan geotekstil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan perhitungan sementara, kebutuhan geotekstil diperkirakan mencapai 44 roll. Selain itu, dibutuhkan pula pipa, pompa, mesin, dan berbagai material pendukung lainnya untuk menunjang kelancaran pekerjaan. Pemerintah Kabupaten Pelalawan juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau guna mengupayakan bantuan material geotekstil sehingga dapat mengurangi beban pembiayaan yang ditanggung para pihak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menutup rapat, Bupati Zukri berharap seluruh perusahaan yang hadir dapat berpartisipasi dalam percepatan penanganan Jalan Lintas Bono ruas Sebekek–Desa Segamai. Ia menargetkan seluruh persiapan dapat diselesaikan pada Juli 2026 sehingga pekerjaan fisik dapat mulai dilaksanakan pada Agustus 2026.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/3346967588-img_20260716_165559.jpg"/><pubDate>Thu, 16 Jul 2026 16:57:13 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3780/bupati-zukri-pimpin-rapat-dukungan-penanganan-jalan-lintas-bono-ruas-sebekek–segamai</guid></item><item><title>Demi Tegaknya Aturan Lingkungan, Praktisi hukum,Erizo Beri Dukungan Penuh Kepada Fowler Pelalawan</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3779/demi-tegaknya-aturan-lingkungan-praktisi-hukumerizo-beri-dukungan-penuh-kepada-fowler-pelalawan</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;PEKANBARU – Salah seorang Praktisi Hukum di Pekanbaru, Erizo, memberikan dukungan penuh kepada organisasi Forum wartawan lingkungan environment Riau (Fowler) Cabang di Pelalawan,dalam upaya pengawasan tata kelola dan penanganan limbah, termasuk limbah dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).senin(13&#45;juli&#45;2026).&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dukungan ini ditandai dengan kegiatan edukasi hukum lingkungan yang akan di rencanakan untuk kedepannya , dan kepada pengurus Fowler Pelalawan. Erizo menjelaskan aturan&#45;aturan yang berlaku, antara lain:&lt;br&gt;UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (kewajiban kelola limbah, larangan buang sembarangan, sanksi hukum)&lt;br&gt;&#45;UU No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah&lt;br&gt;&#45;Aturan turunan terkait pengelolaan limbah domestik &amp;amp; sisa pangan&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Fowler Pelalawan bergerak untuk kepentingan masyarakat dan alam. Saya dukung penuh, karena pengawasan dan kepatuhan hukum lingkungan adalah hak semua warga. Jangan sampai program yang baik justru merusak lingkungan,” ujar Erizo.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ketua Fowler Pelalawan menyambut baik dukungan ini: “Dukungan &amp;amp; pemahaman hukum dari Erizo memperkuat langkah kami agar pengawasan berjalan berdasar aturan yang sah, adil, dan kuat hukumnya.”&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat, pengelola dapur MBG, dan pihak terkait paham hak, kewajiban, dan tanggung jawab mengelola limbah sesuai aturan yang berlaku.&amp;gt;&amp;lt;&amp;gt;&amp;lt;&amp;gt;&amp;lt;&amp;gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/94390703238-polish_20260713_141357733.jpg"/><pubDate>Mon, 13 Jul 2026 14:14:48 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3779/demi-tegaknya-aturan-lingkungan-praktisi-hukumerizo-beri-dukungan-penuh-kepada-fowler-pelalawan</guid></item><item><title>EDUKASI:MBG Kembali Beroperasi, Fowler Ingatkan Pengelolaan Limbah Wajib Sesuai Aturan</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3778/edukasimbg-kembali-beroperasi-fowler-ingatkan-pengelolaan-limbah-wajib-sesuai-aturan</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;Pelalawan– Setelah berhenti beroperasi selama kurang lebih satu pekan, seluruh unit dapur pengolahan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Pelalawan kini resmi kembali beraktivitas dan melayani Gizi anak&#45;anak. Menyambut kembalinya kegiatan operasional ini, Forum Wartawan dan Lingkungan (Fowler) Perwakilan Kabupaten Pelalawan menyampaikan imbauan agar seluruh pengelola dapur senantiasa mematuhi aturan pengelolaan limbah dan menjaga kebersihan lingkungan,Senin (13&#45;Juli&#45;2026).&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ketua Fowler Kabupaten Pelalawan,Tami Winata, menyambut baik dimulainya kembali program yang sangat mulia dan bermanfaat bagi pemenuhan gizi anak&#45;anak ini. Namun demikian, ia mengingatkan agar semangat bekerja dan melayani tetap dibarengi dengan tanggung jawab menjaga kelestarian alam serta kenyamanan warga sekitar.&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kami menyambut gembira kembalinya operasional MBG demi membantu pemenuhan gizi anak&#45;anak. Namun, kebaikan program ini tidak boleh dibarengi dengan kerusakan lingkungan. Limbah yang dihasilkan wajib dikelola dengan benar, jangan sampai mencemari sungai, selokan, atau menimbulkan bau yang mengganggu warga,” tegas Tami Winata.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Mengingat kegiatan baru dimulai kembali, Fowler menekankan beberapa hal penting yang wajib dilaksanakan:&lt;br&gt;&lt;br&gt;1. Pembersihan Menyeluruh: Manfaatkan masa awal kembali beroperasi untuk membersihkan seluruh area dapur, saluran pembuangan air, tempat penampungan sementara, serta lingkungan sekitar dari kotoran sisa masa libur agar tidak menimbulkan penyakit atau bau tidak sedap.&lt;br&gt;&lt;br&gt;2. Pengelolaan Limbah Sesuai Aturan: Limbah cair, air cucian, sisa makanan, maupun sampah anorganik dilarang keras dibuang sembarangan langsung ke selokan, parit, sungai, atau tanah kosong. Pengelola wajib mengolah limbah hingga memenuhi baku mutu yang ditetapkan sesuai UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta peraturan teknis dari Dinas Lingkungan Hidup.&lt;br&gt;&lt;br&gt;3. Jaga Kebersihan dan Ketertiban: Pastikan tempat penampungan sampah selalu tertutup rapat, sampah dipilah dengan baik, dan diangkut secara teratur agar tidak menjadi sarang hama penyakit maupun mengganggu ketenangan warga sekitar.&lt;br&gt;&lt;br&gt;4. Kepatuhan dan Pengawasan: Fowler Pelalawan bersama unsur lainnya akan terus melakukan pemantauan,Jika ditemukan ketidakpatuhan atau pelanggaran yang merugikan lingkungan, kami akan mendesak instansi berwenang untuk memberikan teguran hingga sanksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Mari kita buktikan bahwa program MBG bukan hanya menyehatkan tubuh anak&#45;anak, tapi juga menjaga lingkungan yang sehat. Bekerjalah dengan rapi, bersih, dan penuh tanggung jawab, agar manfaatnya terasa nyata dan tidak menimbulkan masalah baru,” tambah beliau menutup pernyataan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Fowler berharap imbauan ini dapat dipahami dan dilaksanakan dengan sungguh&#45;sungguh oleh seluruh pengelola demi terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan harmonis.&amp;gt;&amp;lt;.&amp;gt;&amp;lt;&amp;gt;&amp;lt;&amp;gt;&amp;lt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/73928978363-polish_20260713_105710100.png"/><pubDate>Mon, 13 Jul 2026 11:03:59 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3778/edukasimbg-kembali-beroperasi-fowler-ingatkan-pengelolaan-limbah-wajib-sesuai-aturan</guid></item><item><title>Rapat FOWLER: Perkokoh Persaudaraan Satukan Tekad Untuk Pelalawan.</title><link>https://matariaunews.com/news/detail/3777/rapat-fowler-perkokoh-persaudaraan-satukan-tekad-untuk-pelalawan</link><description>&lt;p&gt;MATARIAUNEWS &#45;Pelalawan – Forum Wartawan dan Lingkungan (Fowler) Perwakilan Kabupaten Pelalawan melaksanakan rapat kekeluargaan yang istimewa. Kegiatan ini utamanya bertujuan memperkokoh tali persaudaraan dan kebersamaan di antara seluruh pengurus dan anggota, agar organisasi tetap kokoh bersatu dalam mengemban amanah membela masyarakat serta menjaga lingkungan, Sabtu (11&#45;juli&#45;2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rapat berlangsung penuh suasana hangat, akrab, dan penuh kekeluargaan. Dipimpin langsung oleh Ketua Fowler Pelalawan Tami Winata dan Ketua Fowler Propinsi JHON HENDRI SH,pertemuan ini dihadiri anggota dari berbagai wilayah yang datang dengan semangat persatuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kekuatan terbesar Fowler bukan pada banyaknya jumlah, melainkan pada eratnya persaudaraan kita. Kalau hati kita bersatu, segala kesulitan akan ringan, dan suara kita akan didengar serta dipercaya warga. Mari kita jaga persaudaraan ini selamanya, jangan sampai ada yang terpecah,” tegas Tami Winata di hadapan seluruh peserta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pertemuan ini, para anggota saling bertukar sapa, mengenal lebih dekat, dan saling memaafkan jika ada kekurangan atau perbedaan pendapat selama ini. Semua sepakat:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#45; Mengutamakan persaudaraan di atas kepentingan pribadi atau golongan;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#45; Saling mendukung, saling mengingatkan, dan bekerja bahu&#45;membahu;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#45; Menjadi satu keluarga besar yang saling melindungi dan menyemangati;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#45; Menjaga nama baik organisasi serta saling menjaga kehormatan sesama anggota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Persaudaraan yang kokoh ini menjadi modal utama bagi Fowler untuk bekerja lebih giat lagi menyelesaikan masalah warga, seperti jalan rusak, pengawasan lingkungan, hingga pemantauan kinerja aparatur negara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dengan hati yang bersatu, kita bisa bekerja lebih cepat, lebih tegas, dan lebih bermanfaat. Persaudaraan ini adalah fondasi kita melangkah ke depan,” tambah beliau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rapat ditutup dengan doa bersama dan harapan agar keakraban ini tetap terjaga selamanya, demi Fowler yang makin kuat, makin dicintai warga, dan makin bermanfaat bagi Pelalawan.&amp;gt;&amp;lt;&amp;gt;&amp;lt;&amp;gt;&amp;lt;&amp;gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://matariaunews.com/assets/berita/original/65439357393-polish_20260711_233947586.png"/><pubDate>Sat, 11 Jul 2026 00:36:49 +0700</pubDate><guid>https://matariaunews.com/news/detail/3777/rapat-fowler-perkokoh-persaudaraan-satukan-tekad-untuk-pelalawan</guid></item></channel></rss>