MATARIAUNEWS -Pangkalan Kerinci – Forum RT, RW dan Kepala Lingkungan (Kaling) Kecamatan Pangkalan Kerinci menggelar rapat bersama perwakilan RT dan RW dari sejumlah kelurahan di Pangkalan Kerinci, Kamis (16/7/2026). Dalam rapat tersebut, forum menyampaikan kekecewaan karena surat permohonan audiensi yang telah dikirimkan kepada Bank Riau Kepri (BRK) Syariah Cabang Pangkalan Kerinci pada 15 Juli 2026 hingga kini belum mendapat tanggapan.
Surat audiensi tersebut bertujuan membangun komunikasi yang lebih baik antara Forum RT/RW dan BRK Syariah Pangkalan Kerinci, sekaligus membahas peluang kerja sama dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, dukungan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan, serta pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR).
Ketua Forum RT, RW dan Kaling Kecamatan Pangkalan Kerinci, Erik Suhenra, S.I.Kom, mengatakan pihaknya menyayangkan belum adanya respons dari manajemen BRK Syariah, padahal tujuan audiensi dinilai positif dan untuk kepentingan masyarakat.
"Kami bermaksud mengajukan audiensi guna membahas hubungan yang lebih baik antara kedua belah pihak ke depan. Selain itu, kami juga ingin mempertanyakan sejauh mana program CSR BRK Syariah Pangkalan Kerinci telah dirasakan masyarakat Kecamatan Pangkalan Kerinci," ujar Erik.
Erik yang juga Ketua JMSI Kabupaten Pelalawan berharap melalui audiensi tersebut dapat terjalin komunikasi yang konstruktif dan kolaborasi berkelanjutan dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di ibu kota Kabupaten Pelalawan.
"Kami berharap BRK Syariah dapat membuka ruang dialog sehingga berbagai aspirasi masyarakat dapat disampaikan secara langsung dan dicarikan solusi bersama," tambahnya.
Kekecewaan juga disampaikan Ketua Forum RT/RW Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur, Sahuli. Menurutnya, sikap tidak memberikan respons terhadap surat audiensi menunjukkan kurangnya itikad baik dari pihak BRK Syariah Pangkalan Kerinci.
"Dalam rapat tadi muncul usulan agar Forum mengirimkan surat pemberitahuan aksi apabila permohonan audiensi tetap tidak direspons. Kami ingin persoalan ini juga diketahui oleh Direksi BRK Syariah di pusat agar mengetahui kondisi yang terjadi di Cabang Pangkalan Kerinci," tegas Sahuli.
Senada dengan itu, Ketua Forum RT/RW Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota, Agustiar, menilai kontribusi CSR BRK Syariah selama ini perlu menjadi perhatian serius. Menurutnya, masyarakat belum merasakan manfaat nyata dari program CSR, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang sedang sulit.
"Dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini, sudah seharusnya ada perhatian melalui program CSR. Jika upaya persuasif melalui surat audiensi tidak juga direspons, maka forum meminta dilakukan rapat lanjutan untuk menentukan langkah berikutnya, termasuk menyampaikan surat pemberitahuan rencana unjuk rasa," ujar pria yang akrab disapa Cikmat itu.
Forum RT, RW dan Kaling Kecamatan Pangkalan Kerinci berharap pihak BRK Syariah Cabang Pangkalan Kerinci segera memberikan tanggapan atas permohonan audiensi tersebut sehingga komunikasi dapat terjalin dengan baik dan penyelesaian dapat dilakukan melalui dialog demi kepentingan masyarakat.***

