MATARIAUNEWS -PELALAWAN – Pekerjaan perbaikan jalan di ruas lintas timur Kabupaten Pelalawan membuat arus lalu lintas sangat terhambat. Dampaknya dirasakan langsung oleh para sopir kendaraan operasional Dinas Lingkungan Hidup (DLH), yang terpaksa mengantre berjam-jam hingga malam hari, sehingga baru bisa pulang larut setelah seharian bertugas.Selasa(23/6/2026).
Menyikapi hal ini, Forum Wartawan Lingkungan (Fowler) Pelalawan Tami Winta menyatakan keprihatinan yang mendalam. Menurut pengamatan nya, selain mengganggu jadwal pelayanan dan pemantauan lingkungan, kondisi ini juga membebani fisik serta berisiko bagi keselamatan petugas yang harus melaju pulang saat hari sudah gelap dalam keadaan sangat lelah.
“Kami sangat prihatin melihat kenyataan ini. Meski perbaikan jalan diperlukan, pengaturan di lapangan seharusnya tidak membuat petugas yang bekerja untuk masyarakat justru terbebani hingga larut malam,” ujar Tami Winata.
Ia juga berharap pelaksana pekerjaan dan pengatur lalu lintas segera menyempurnakan pengalihan arus atau mengatur jadwal agar antrian tidak menumpuk terus hingga malam. Hal ini penting agar mobilitas petugas tetap aman, waktu istirahat terjaga, dan pelayanan tetap berjalan baik.<><><><>