MATARIAUNEWS -PELALAWAN — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan bergerak melakukan pembersihan saluran drainase yang dipenuhi endapan tanah, lumpur dan sampah. Petugas bahkan turun langsung ke dalam saluran untuk memastikan material yang menghambat aliran air di keluarkan Senin(14-9-2026).
Berdasarkan kondisi di lapangan, terlihat sejumlah petugas bekerja secara gotong royong menggunakan peralatan manual. Material lumpur dan tanah yang dikeluarkan dari saluran kemudian dikumpulkan di sisi jalan untuk selanjutnya diangkut menggunakan kendaraan operasional.
Pembersihan ini dilakukan sebagai langkah menjaga fungsi drainase agar aliran air tetap lancar, sekaligus mengantisipasi terjadinya genangan ketika hujan turun.
Kepala DLH Kabupaten Pelalawan Eko Novitra ST.M.,Si dalam arahannya meminta petugas bekerja secara maksimal dan memastikan bagian saluran yang mengalami penyumbatan benar-benar dibersihkan.
“Kita pastikan saluran air dibersihkan dengan baik. Endapan tanah, lumpur maupun sampah yang menghambat aliran harus dikeluarkan agar saluran kembali berfungsi secara maksimal,” ujar Kepala DLH.
Ia juga menegaskan, material hasil pembersihan jangan dibiarkan menumpuk terlalu lama di pinggir jalan, tetapi segera diangkut agar tidak kembali masuk ke saluran.
“Setelah dikeluarkan, material langsung kita angkut. Jangan sampai yang sudah dibersihkan kembali masuk ke saluran dan menyebabkan penyumbatan,” tegasnya.
Sementara itu, mandor lapangan Ruslaini menjelaskan, petugas harus turun langsung ke dalam saluran karena sebagian endapan berada di bagian yang tidak bisa dibersihkan hanya dari permukaan.
“Petugas turun langsung ke dalam saluran untuk mengangkat endapan yang sudah menumpuk. Tanah, lumpur dan sampah dikumpulkan di atas, kemudian dilakukan pengangkutan,” jelas mandor.
Menurutnya, pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kondisi saluran dan keselamatan petugas di lapangan.
DLH Kabupaten Pelalawan mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan drainase dengan tidak membuang sampah ke dalam saluran. Peran masyarakat dinilai penting agar saluran yang telah dibersihkan tidak kembali tersumbat.
Pembersihan drainase tersebut menjadi bagian dari upaya DLH menjaga kelancaran sistem pembuangan air dan meminimalkan potensi genangan di kawasan perkotaan, khususnya menjelang meningkatnya curah hujan.