PELALAWAN — Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan memberikan arahan kepada petugas untuk memastikan pembersihan saluran air dilakukan secara maksimal. Tidak hanya tanah dan lumpur, kayu lapuk serta sampah yang menjadi penghambat aliran turut diangkat dan diangkut menggunakan damtruk, Jum'at (11-9-2026).
Kegiatan pembersihan tersebut masih di jalan Akasia Kota Pangkalan kerinci, Semua ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran saluran air sekaligus mengantisipasi terjadinya genangan air saat datang hujan lebat.di lokasi terlihat jelas Petugas DLH mengeluarkan berbagai material yang telah menumpuk di dalam saluran air tersebut.
Dalam arahannya, Kepala DLH menekankan agar petugas tidak hanya membersihkan bagian permukaan, tetapi memastikan material yang menjadi penyebab penyumbatan benar-benar diangkat dari dalam saluran.
“Kita pastikan saluran ini dibersihkan dengan baik. Tanah, kayu lapuk maupun sampah yang menghambat aliran harus diangkat dan jangan dibiarkan menumpuk kembali,” ujar Kepala DLH.
Ia juga meminta material hasil pembersihan segera diangkut menggunakan damtruk agar tidak kembali berserakan atau masuk ke saluran air.
“Setelah material dikeluarkan, langsung kita angkut. Tujuannya supaya saluran kembali berfungsi dan aliran air bisa berjalan dengan lancar,” tambahnya.
Sementara itu, mandor lapangan Narti mengatakan petugas menemukan sejumlah material yang menjadi penyumbat saluran, mulai dari endapan tanah hingga kayu lapuk dan sampah.
“Sesuai arahan, material yang menyumbat kita keluarkan seluruhnya. Tanah, kayu lapuk dan sampah dikumpulkan kemudian dimuat ke damtruk untuk diangkut,” jelas mandor.
Menurutnya, pembersihan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi saluran di lapangan,Petugas DLH juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke dalam saluran air. Pasalnya, saluran yang kembali dipenuhi sampah akan berpotensi mengalami penyumbatan dan menghambat aliran air.
Pembersihan saluran ini diharapkan dapat mengoptimalkan fungsi drainase serta menjadi langkah antisipasi terhadap potensi genangan, khususnya ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.