Ketua FOWLER Pelalawan Lontarkan Pujian, Gerak Cepat Satgas Banjir Tuai Apresiasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:23:02 WIB

PELALAWAN — Gerak cepat Satuan Tugas (Satgas) Banjir Kabupaten Pelalawan dalam memantau sejumlah titik rawan banjir mendapat apresiasi dari Ketua Forum wartawan lingkungan environment Riau (FOWLER) Pelalawan, Selasa (8-9-2026).

Apresiasi tersebut disampaikan setelah Satgas Banjir turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi genangan, sekaligus memastikan langkah antisipasi dapat dilakukan sejak dini.

Ketua FOWLER Pelalawan Tami Winata menilai langkah Satgas yang tidak hanya menunggu laporan, tetapi aktif turun melihat kondisi lapangan, merupakan bentuk keseriusan dalam menghadapi potensi banjir.

“Kami memberikan apresiasi terhadap gerak cepat Satgas Banjir. Turun langsung ke lapangan tentu lebih baik, karena kondisi sebenarnya bisa dilihat dan persoalan yang ditemukan dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Ketua FOWLER Pelalawan.

Menurutnya, apa yang di lakukan satgas Banjir ini sudah sangat  tepat sekali,penanganan banjir meang  tidak seharusnya hanya dilakukan ketika air sudah menggenangi permukiman atau ruas jalan. dengan memetakan titik rawan dan memastikan saluran air berfungsi secara optimal itu sudah langka bagus sekali dari pemerintah.

“Pemantauan seperti ini merupakan langkah penting untuk mengantisipasi persoalan sejak awal,” tegasnya.

Dalam pemantauan tersebut, Koordinator Satgas Banjir Kabupaten Pelalawan, Asisten II H. Fackrizal M.Si, bersama jajaran terkait terus mengecek kondisi sejumlah titik rawan banjir.

Pengecekan lapangan dilakukan untuk melihat kondisi drainase dan saluran air, termasuk mengidentifikasi potensi penyumbatan maupun persoalan lain yang dapat memicu terjadinya genangan.

Ketua FOWLER Pelalawan Tami Winata berharap gerak cepat tersebut terus dipertahankan dan diikuti dengan tindakan konkret terhadap setiap persoalan yang ditemukan di lapangan.

Ia juga mengajak masyarakat ikut berperan dalam mencegah banjir dengan menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke saluran air.

“Pemerintah dan Satgas sudah bergerak. Masyarakat juga harus ikut menjaga lingkungan. Penanganan banjir tidak bisa dilakukan satu pihak saja, tetapi membutuhkan kerja sama semua pihak,” katanya.

Dengan pemantauan rutin, koordinasi lintas sektor serta respons cepat terhadap titik rawan, diharapkan potensi banjir di Kabupaten Pelalawan dapat ditekan dan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman.

Gerak cepat di lapangan menjadi perhatian. Bagi Ketua FOWLER Pelalawan, langkah Satgas Banjir tersebut merupakan sinyal positif bahwa pencegahan banjir mulai dilakukan secara serius dan tidak sekadar menunggu bencana terjadi.

Terkini