Camat Pangkalan Kerinci Masih Berjibaku Padamkan Api Bersama BPBD Pelalawan

Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:05:50 WIB
Camat Pangkalan kerinci bersama BPBD Pelalawan

PELALAWAN –Memasuki hari Ke Empat Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Camat Pangkalan Kerinci Junaidi yang akrab panggil Jhon sro ini masih turun langsung ke lokasi untuk membantu proses pemadaman bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan ,Rabu(26/8/2026).

Dengan mengenakan perlengkapan di lapangan dan memegang selang pemadam, Camat Pangkalan Kerinci Junaidi S.Pd,M,.Si bersama Jasman,S,Sos kabid pencegahan di ikuti Juliasmansya,SE.MM sekretaris BPBD kab pelalawan dan anggota BPBD lainya terlihat masih berjibaku untuk memastikan titik-titik api dapat segera dikendalikan. Kondisi medan yang cukup sulit serta asap yang masih menyelimuti sejumlah lokasi membuat proses pemadaman membutuhkan waktu dan kerja sama seluruh tim.

Kehadiran Camat Pangkalan Kerinci dan petugas BPBD menjadi bentuk komitmen pemerintah kecamatan dalam mendukung upaya penanggulangan karhutla. Tidak hanya berada di lokasi, pihaknya turut membantu mengarahkan serta berkoordinasi dengan tim di lapangan agar penanganan api berjalan maksimal.

“Ini sudah memasuki hari keempat saya di sini, Kita bersama BPBD dan beberapa orang perwakilan perusahaan masih terus berupaya memadamkan api dan melakukan pendinginan di lokasi. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar,” ujar Camat Pangkalan Kerinci.

Ia menegaskan, pencegahan karhutla membutuhkan peran semua pihak. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.

“Jangan membakar hutan dan lahan. Dampaknya bukan hanya terhadap lingkungan, tetapi juga mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat,” tegasnya.

Hingga hari keempat, Camat dan petugas BPBD masih melakukan pemadaman dan pendinginan secara intensif di sejumlah titik. Pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait juga terus mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.><><><

Terkini