Asap Kebakaran Hutan dan Lahan Mulai Selimuti Pelalawan, Fowler Pelalawan Imbau Masyarakat Waspada Berbagai Penyakit Pernapasan

Senin, 24 Agustus 2026 | 12:32:21 WIB
Keterangan Foto: Ketua Fowler Pelalawan

MATARIAUNEWS -PELALAWAN — Kabut asap tebal kembali menyelimuti berbagai wilayah di Kabupaten Pelalawan akibat maraknya pembakaran hutan dan lahan yang terjadi belakangan ini. Kondisi udara yang tidak sehat ini mulai dirasakan dampaknya oleh masyarakat, terutama anak-anak, lansia, dan penderita penyakit tertentu,Senin(24/8/2026).

Menyikapi hal ini, Ketua Fowler Pelalawan mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh warga Kabupaten Pelalawan.

"Warga Pelalawan yang kami cintai, saat ini langit kita kembali kelabu. Asap hasil pembakaran hutan dan lahan menyelimuti udara yang kita hirup setiap detik. Kita tidak bisa melihat racun itu, tapi kita menghirupnya terus-menerus. Ini bukan hal yang sepele  ini ancaman nyata bagi kesehatan kita semua."

Ketua Fowler Pelalawan Tami Winata menjelaskan bahwa asap pembakaran mengandung partikel halus yang berbahaya bagi tubuh dan beberapa dampak yang di timbulkan oleh musibah asap yang menimpa kabupaten Pelalawan saat ini antara lain.

"Asap yang kita hirup mengandung partikel berukuran sangat kecil yang bisa masuk jauh ke dalam paru-paru dan mengalir ke darah. Berikut penyakit yang harus diwaspadai saat musim asap:"jelas Tami Winata 

1-Penyakit Saluran Pernapasan: Batuk, pilek, bersin-bersin, tenggorokan kering dan sakit, hingga sesak napas dan serangan asma.

2-Gangguan Mata & Kulit: Mata merah, berair, dan perih. Kulit menjadi gatal, kering, dan mudah iritasi.

3-Penurunan Daya Tahan Tubuh: Mudah lelah, pusing, sakit kepala, dan tubuh terasa tidak bertenaga. Kondisi ini membuat tubuh lemah dan mudah tertular penyakit lain.

4-Kelompok Paling Rentan: Anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita asma, penyakit jantung, serta diabetes. Kelompok ini harus ekstra hati-hati karena dampaknya bisa jauh lebih berat dan berbahaya.

Oleh kerana itu Kita tidak bisa menghentikan asap dalam sekejap, tapi kita bisa melindungi diri dan keluarga dari dampaknya. Fowler Pelalawan mengimbau seluruh warga untuk melakukan hal-hal berikut:"

1-Pakai masker setiap kali keluar rumah. Masker kain 2 lapis membantu, tapi masker medis atau N95 jauh lebih baik melindungi dari partikel asap.

2-Kurangi aktivitas di luar rumah. Tetap di dalam ruangan, tutup pintu dan jendela agar asap tidak masuk ke dalam rumah.

3-Minum air putih yang banyak,Minimal 8 gelas sehari untuk membantu tubuh membuang racun dan menjaga selaput lendir tetap lembap.

4-Makan makanan bergizi. Perbanyak sayur dan buah-buahan untuk menjaga daya tahan tubuh tetap kuat melawan polusi.

5-Jangan berolahraga di luar ruangan. Olahraga berat di udara berasap justru memperbanyak racun yang masuk ke paru-paru,

6-Segera ke puskesmas/rumah sakit jika mengalami Sesak napas yang memberat, batuk berdarah, sakit dada, atau pandangan kabur, Jangan tunda penanganan medis.

"Sambil kita melindungi diri dari asap hari ini, mari kita juga bertekad: Besok saat api padam, kita harus bersatu mencegah api menyala lagi, Asap ini bukan bencana alam yang tidak bisa dihindari,ini hasil tangan manusia yang membakar lahan secara sengaja,Kerugian kesehatan yang kita alami hari ini adalah bukti nyata bahwa pembakaran lahan merugikan kita semua jadi Lindungi dirimu hari ini, dan cegah api menyala esok hari,Itulah dua hal yang harus kita lakukan bersama."Tutup Tami Winata.><><><>

Terkini